Search

KJRI Jeddah Berikan Penghargaan Primaduta Dan Duta Niaga Awards Pada Importir Arab Saudi  

Konsul Jenderal RI Jeddah, M. Hery Saripudin, CEO Muhammad Bawazier for Trading, Muhammad Bawazier (tengah), dan  Wakil KADIN Jeddah, Mazen Batterjee (hms)
Konsul Jenderal RI Jeddah, M. Hery Saripudin, CEO Muhammad Bawazier for Trading, Muhammad Bawazier (tengah), dan Wakil KADIN Jeddah, Mazen Batterjee (hms)

Jeddah,  reportasenews.com— Konsul Jenderal RI Jeddah, M. Hery Saripudin,  menyerahkan langsung Primaduta Award dari Kementerian Perdagangan RI kepada Muhammad Bawazir for Trading (MBT) sebagai perusahaan yang loyal dalam mengimpor dan mempromosikan produk-produk Indonesia seperti charcoal, makanan dan minuman, tuna, sarden serta produk-produk farmasi dan alat kesehatan di Arab Saudi.

“Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan sekaligus penghargaan  Pemerintah Indonesia atas upaya dan kerja keras perusahaan-perusahaan di Arab Saudi yang loyal dan secara konsisten meningkatkan transaksi perdagangan Indonesia-Arab Saudi. Atas semua itu, atas nama Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya,” kata Hery Saripudin, seperti dalam keterangan pers yang diterima reportasenews.com, Kamis (29/12).

KJRI Jeddah terus mendorong kalangan importir  Arab Saudi untuk  meningkatkan nilai   impor komoditas produk Indonesia melalui serangkaian kegiatan pertemuan business to business dengan kalangan pengusaha, memperkuat kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jeddah dan instansi terkait, melakukan promosi perdangan melalui berbagai pameran komuditas produk Indonesia dan bentuk upaya lainnya.

Dari sekian bentuk dorongan KJRI Jeddah kepada para buyer untuk meningkatkan skala impornya  adalah pemberian penghargaan kepada kalangan buyer Arab Saudi, seperti  yang berlangsung Rabu Malam (28/12) di Balai Nusantara, Wisma Konjen RI Jeddah yang dikemas dalam Malam Penganugerahan Primaduta.

Selain Primaduta Award, Konsul Jenderal  juga menganugerahkan penghargaan Duta Niaga Award kepada  Hadeel Factory, perusahaan importir komoditas pulp and paper, dan Al Ghammah Est, perusahaan importir komoditas produk pertanian dan perkebunan dari Indonesia.

Lebih lanjut, Konjen Hery yang mulai menjabat sebagai Kepala Perwakilan RI Jeddah sejak awal Oktober 2016, menjelaskan bahwa  perbedaan kriteria perusahaan penerima Primaduta Award dan Duta Niaga Award ini terletak pada nilai transaksi dan loyalitas perusahaan lokal Arab Saudi dalam melakukan impor  komoditas dari Indonesia. Primaduta diberikan langsung dari Kementerian Perdagangan kepada  perusahaan yang berkinerja sangat baik dan memenuhi nilai transaksi perdagangan yang telah ditetapkan.

Sedangkan Duta Niaga merupakan penghargaan dari Kepala Perwakilan RI Jeddah bagi perusahaan lokal Arab Saudi  agar terus menjaga loyalitas dalam mengimpor komoditas dari Indonesia. Pada saat perusahaan lokal Arab Saudi ini telah memenuhi persyaratan terkait nilai transaksi perdagangan, perusahaan penerima Duta Niaga ini dapat diusulkan masuk dalam kompetisi dan penjurian Primaduta Award dengan syarat mendapatkan rekomendasi dari Chamber of Commerce and Industry (KADIN) Arab Saudi.

Tak kurang dari seratus tamu undangan yang terdiri  dari para pejabat KADIN Jeddah, di antaranya, Mazen Batterjee , Wakil Ketua KADIN Jeddah dan Hassan Ibrahim Dahlan, Sekjen KADIN Jeddah, pejabat Islamic Development Bank, kalangan pengusaha, perwakilan tokoh masyarakat Indonesia, jajaran staf KJRI Jeddah dan kalangan media cetak, elektronik dan online.

Selain sisipan tayangan sekilas tentang profil ekonomi Indonesia terkini, acara Malam Penganugerahan Primaduta ini juga dimeriahkan dengan penampilan Tarik Piring (Sumatera Barat), Tari Tor Tor (Sumatera Utara), Tari Rampak Jurit (Jawa Timur) dan atraksi pencak silat yang semuanya dibawakan oleh siswa-siswa Sekolah Indonesia Jeddah.(hms/win)




Loading Facebook Comments ...