Search

Komisi III dan  DLH Situbondo, Sidak PT Aspal Mixing Plant 

Komisi III dan petugas DLH, saat Sidak PT Aspal Mixing Plant. (foto:fat)
Komisi III dan petugas DLH, saat Sidak PT Aspal Mixing Plant. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Komisi III DPRD Kabupaten Situbondo petugas  bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Situbondo, melakukan inspeksi mendadak ke PT Aspal Mixing Plant (AMP) di Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.
Selain untuk memastikan legalitas dan dampak lingkungan terhadap perusahaan pemecah batu tersebut. Namun, Sidak ini juga untuk memastikan  komitmen perusahaan terkait kerusakan jalan yang dilalui material bahan baku perusahaan.
Sebab, akibat ratusan dump truk pengangkut material batu yang lalu lalang  setiap harinya, jalan desa sepanjang puluhan kilometer yang menghubungkan antara Kelurahan Ardirejo, dengan Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Situbondo rusak.
Ketua Komisi III DPRD Situbondo Bashori Shonhaji mengatakan, PT Aspal Mixing Plant merupakan cabang dari induk perusahaan di Denpasar Bali. Sedangkan semua perijinan operasional perusahaan legal termasuk bahan materialnya.
“Berdasarkan keterangan pihak perusahaan, bahan material batu juga legal diperoleh dari Kecamatan Banyuglugur serta hasil penambangan manual masyarakat sekitar sungai,”ujar Bashori Shonhaji, Rabu (30/10/2019).
Menurutnya, berdasarkan pengakuan salah seorang karyawannya, PT Aspal Mixing Plant mulai beroperasi sejak April 2019. Pihaknya akan mempelajari dampak-dampaknya terhadap warga sekitar. Sedangkan untuk beberapa ruas jalan yang rusak akibat dilalui kendaraan pengangkut bahan material, pihak perusahaan telah berkomitmen memperbaikinya.
“Sesuai komitmen perusahaan, semua ruas jalan yang rusak itu akan diperbaiki,”pungkasnya,(fat)



Loading Facebook Comments ...