Search

Korban Miras 41 Orang Meninggal, Pemkab Bandung Tetapkan Sebagai KLB

Korban Miras sedang mendapat perawatan di salah satu rumah sakit. (foto:ist)
Korban Miras sedang mendapat perawatan di salah satu rumah sakit. (foto:ist)

Bandung,reportasenews.com – Hingga hari ini, Selasa  (10/04) korban meninggal akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan di Bandung mencapai 41 orang. Sementara ratusan korban masih dirawat di rumah sakit untuk menjalani perawatan. Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLPB).

Korban terbanyak berasal dari di Cicalengka yakni berjumlah 31 orang setelah menjalani perawaran di RSUD Cicalengka, 7 orang dari RSAMC Cileunyi, dan 3 orang meninggal di RSUS Majalaya. Korban meninggal setelah mengkonsmisi miras oplosan yang di belinya dari penjual miras yang sudah di oplos. Sebelum meninggal korban mengalami pusing dan mual-mual.

Akibat peristiwa ini polisi melakukan razia disejumlah tempat yang menjual miras oplosan dan telah menahan dua tersangka pemilik warung untuk dimintai keterangan. Selain itu polisi juga terus melakukan pengembangan dan penyelidikan untuk mengungkap siapa distributor miras oplosan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung sudah melaporkan ke Kementerian Kesehatan berkaitan status KLB kasus miras oplosan. Untuk mencegah agar kejadian tersebut tidak terulang, petugas Satpol PP, pihak kecamatan, kelurahan dan desa untuk memberikan imbauan kepada warga soal bahaya miras oplosan. (*)

 

 




Loading Facebook Comments ...