Search

Korban Penipuan CPNS Oleh Pasutri Jadi 10 Orang

Pelaku Reza (baju oranye) ketika disidik di Mapolores Probolinggo, saat sejumlah korbannya datang melapor.(foto: dic)
Pelaku Reza (baju oranye) ketika disidik di Mapolores Probolinggo, saat sejumlah korbannya datang melapor.(foto: dic)

Probolinggo, reportasenews.com – Korban penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dilakukan pasangan suami istri (pasutri) Resza bin Ali dan Umila, warga jalan Suyoso Kota Probolinggo kian bertambah. Bila sebelumnya korban yang melaporkan penipuan itu satu orang, kini menjadi 10 korban.

Ada sembilan orang yang telah melapor ke Mpolres Prooblinggo, setelah Sujito, warga Desa/Kecamatan Pajarakan, yang mengalami kerugian Rp 31 juta. Kerugian yang dialami para korban bervariasi. Totalnya kerugian korban akibat penipuan CPNS tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Dari data yang dihimpun, sembilan orang lainnya yang menjadi korban penipuan berkedok CPN itu rata-rata berasal dari Kabupaten Probolinggo.

Mereka adalah, Titi Murni mengalami kerugian Rp 45 juta. Fathur Rosida dengan kerugian Rp 32 juta. Anis Sundari Kerugian Rp 44 juta. Salinsulastro, kerugian Rp 86 juta, Arik Safitri, kerugian Rp 20 juta. Aliman, kerugian Rp 35 juta. Imam Syafi’i, kerugian Rp 5 juta dan sepeda motor. Muhammad Abdul Gafur, kerugian Rp 11 juta dan Ummi Kulsum, menderita kerugian Rp 2 juta.

“Korbannya terus bertambah, setelah korban pertama Sujito, kini sembilan korban lainnya berangnsur datang melapor ke Mapolres Probolinggo. Rata-rata korbannya mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Hingga kini kami terus melakukan pengembangan penyidikan. Total kerugian para korban mencapai Rp 310 juta” terang Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Hariyanto Rantesalu, Sabtu (12/8).

Hariyanto, mengungkapkan apa yang telah dilakukan sepasang suami istri ini benar-benar keterlaluan. Terbukti, masih kurun waktu dua hari, korban yang melapor sudah menjadi 10 orang.

”Bagi masyarakat, harus berhati-hati, dan tidak mempercayai jika ada orang meminta uang untuk menjadi CPNS,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Reza Bin Ali (47) dan Umila (41) warga jalan Suyoso, Kota Probolinggo Jawa Timur, harus berurusan dengan kepolisian Polres Probolinggo, setelah kedapatan melakukan aksi penipuan berkedok penawaran pengangkatan CPNS di wilayah Pemkab Probolinggo. Keduanya ditangkap di SPBU di Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo, saat dijebak korban Sujito, Jumat (11/8).(dic)




Loading Facebook Comments ...