Search

Korupsi di DPRD , Kajari Situbondo: Mungkin ada Tersangka Baru

Kajari Situbondo Nur Slamet. (foto:fat)
Kajari Situbondo Nur Slamet. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Meski dua tersangka  kasus Uang Pengadaan (UP) DPRD Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sudah divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, namun kasus ini nyatanya masih terus bergulir bak bola panas.

Bahkan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo,  sedang mengembangkan kasus  korupsi UP DPRD Kabupaten Situbondo,  yang  mengakibatkan kerugian uang negara sekitar Rp403 juta ini,  disinyalir akan ada tersangka baru dalam kasus korupsi UP DPRD Kabupaten Situbondo tersebut.

Kepala  Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo Nur Slamet mengatakan, sepertinya akan ada tersangka baru dalam kasus korupi UP DPRD Kabupaten Situbondo ini, karena salah seorang tersangka  yang divonis 3,6 tahun oleh majelis hakim Tipikor Surabaya, yakni Khusnul Khotimah melalui kuasa hukumnya memberikan bukti baru.”Makanya  kami terus mengembangkan kasus korupsi UP DPRD Kabupaten Situbondo,” kata Kepala Kejari Situbondo, Nur Slamet, Kamis (25/7/2019).

Menurutnya, kasus korupsi UP DPRD Kabupaten Situbondo ini  tidak mungkin dilakukan sendiri, akan tetapi ada korporasi dan terorganisir dengan baik.  Oleh karena itu, pihaknya  meminta kepada sejumlah wartawan agar ikut memberikan informasi atau bukti agar kejari bisa menyelesaikan kasus ini sampai ke akarnya. “Dalam pengembangan kasus ini, bantulah kejaksaan dengan ikut memberikan data-data sebagai bukti,”pinta Nur Slamet.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Husnul Khotimah, Zaenuri Gazali mengaku telah mengirimkan surat permohonan kepada Kejaksaan Agung agar melakukan supervisi terhadap kasus korupsi  UP DPRD Kabupaten Situbondo  ini. “Saya yakin, klien saya dikorbankan dalam kasus ini. Karena itulah saya meminta Kejagung untuk melakukan supervisi,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Bang Jay ini  optimis, akan ada tersangka baru dalam kasus korupsi UP DPRD Kabupaten Situbondo. Bahkan,  pihaknya  juga telah mengantongi sejumlah alat bukti yang kuat, sebagai pendukung adanya tersangka baru.”Kami yakin, kejari Situbondo akan mengambangkan kasus korupsi ini, karena kami punya bukti kuat jika   tersangka Khusnul dikorbankan dalam kasus korupsi UP DPRD Situbondo tahun 2017 lalu,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...