Search

KPK Geledah dan Periksa Kantor Wali Kota Malang

Tim KPK saat menggeledah ruangan Wali Kota Malang, H Mochammad Anton.(foto: ham)
Tim KPK saat menggeledah ruangan Wali Kota Malang, H Mochammad Anton.(foto: ham)

Malang, reportasenews.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (9/8).Ruangan yang digeledah Tim KPK diantaranya adalah ruangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto.

Tim KPK yang berjumlah lima orang itu datang sekitar pukul 09.00 WIB. Begitu tiba di Balai Kota Malang, Tim KPK langsung minta pegawai yang bertugas di Balai Kota diantar ke ruangan Wali Kota Malang, Mochammad Anton alias Abah Anton.

Ruangan Wali Kota, Wakil Wali Kota serta Sekda Kota Malang tak luput dari penggeledahan tim KPK, para petugas KPK membawa berkas-berkas dari dalam ruangan.

Ruangan Sekda Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang juga digeledah tim KPK. (foto: ham)

Ruangan Sekda Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang juga digeledah tim KPK. (foto: ham)

Selain melakukan penggeledahan, Tim KPK juga melakukan pemeriksaaan terhadap tiga pejabat Kota Malang yakni, Wasto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan Wali Kota Malang Abah Anton.

Hingga pukul 14.30 WIB, Tim KPK masih tampak melakukan penggeledahan dan pemeriksaan pejabat Kota Malang tersebut. Belum diketahui secara pasti kasus apa yang membuat KPK melakukan penggeledahan dan pemeriksaan pejabat Kota Malang.

Tim KPK membawa berkas-berkas hasil penggeledahan di Balai Kota Malang. (foto: ham)

Tim KPK membawa berkas-berkas hasil penggeledahan di Balai Kota Malang. (foto: ham)

Sementara Wakil Wali Kota Malang Sutiaji yang sempat dikonfirmasi media mengatakan dirinya tidak tahu soal pemeriksaan KPK tersebut. “Saya belum tahu soal apa pemeriksaan itu,” ujar Sutiaji.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah ketika dikonfirmasi pemeriksaan terhadap pejabat Kota Malang, membenarkan bahwa KPK saat ini tengah memeriksa sejumlah pejabat.

Namun Febri belum menyebut kasus apa dasar pemeriksaan tersebut. “Iya memang ada pemeriksaan oleh KPK, ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya,” ujar Febri tanpa menyebut kasusnya.(ham)




Loading Facebook Comments ...