Search

Kurangi Angka Pengangguran, Disnakertran Situbondo Gelar Job Fair Marketing 2019

Wabup Yoyok Mulyadi, saat meninjau stand job fair di GOR Baluran Situbondo. (foto:fat)
Wabup Yoyok Mulyadi, saat meninjau stand job fair di GOR Baluran Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Situbondo, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Situbondo, menggelar pameran bursa kerja atau job fair marketing 2019, Rabu (20/11/2019).

Kegiatan bursa kerja yang akan dilaksanakan selama dua hari di GOR Baluran Situbondo itu, diikuti sebanyak 46 perusahaan di Jawa Timur, dan  dibuka secara resmi oleh Wabup Situbondo Yoyok Mulyadi , dengan total jumlah  lowongan kerja yang dibutuhkan sebanyak 1500 orang.

Usai membuka job fair marketing  tahun 2019, Wabup Situbondo Yoyok Mulyadi mengatakan,  Pemkab Situbondo dari tahun ke tahun mampu menekan angka pengangguran terbuka, hal ini dibuktikan dari angka pengangguran terbuka yang terus menurun.

“2016 angka pengangguran kita mencapai 3,8 persen, sekarang sudah bisa ditekan ke angka 1,8 persen,” ujar Yoyok Mulyadi, Rabu (20/11/2019).

Yoyok mengaku, Pemkab terus berupaya untuk menekan angka pengangguran terbuka, salah satunya melalui acara Job Fair. Selain itu, juga melalui berbagai macam pelatihan dalam rangka memfasilitasi pengangguran memiliki keterampilan khusus.

“Kita kan sering mengadakan berbagai pelatihan seperti membuat kue, salon kecantikan, perbengkelan, pertukangan, dan semacamnya,” imbuh Yoyok.

Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Situbondo menempati angka ketiga setelah Pacitan dan Sumenep, sebagai daerah yang paling rendah angka pengangguran terbuka.”Kita di bawah angka pengangguran terbuka di Jatim, bahkan nasional,” tegas Yoyok.

Selain angka pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 71,8 persen. Artinya, mereka yang sudah bekerja lebih dari 70 persen dari angka pengangguran.”TPAK kita berada di nomor urut sembilan, dari 38 kabupaten/kota di Jatim,” imbuh Yoyok.

Sementara itu, Kepala Disnakertran Pemkab Situbondo Budi Priyanto mengatakan,  untuk gelaran job fair marketing tahun 2019 ini, pihaknya melibatkan sebanyak 46 perusahaan di Jawa Timur. Dengan incian, perusahaan lokal sebanyak 33 perusahaan,  dan 13 perusahaan luar daerah. Dengan  lowongan kerja yang dibutuhkan sebanyak 1.500 orang.

“Kegiatan job fair ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Situbondo,”

Pantauan FaktualNews.co dilapangana,   tercatat sebanyak  46 perusahaan yang terlibat dalam acara Job Market Fair, 14 diantaranya merupakan perusahaan dari luar daerah. Perusahaan yang ikut dalam acara Job Market Fair diantaranya, Rumah Sakit Mitra Sehat yang membutuhkan 29 tenaga kesehatan perawat dan bidan.

Nujek, atau ojek online, yang butuh sebanyak-banyaknya pekerja, karena perusahaannya baru saja berdiri. Profesi ini tidak mengedepankan ijazah, karena yang terpenting, yang bersangkutan punya kendaraan bermotor dan SIM.(fat)




Loading Facebook Comments ...