Search

Lagi, BNN Ungkap Bisnis Narkoba yang Dikendalikan dari Lapas

Barang bukti narkoba berupa sabu yang berhasil diamankan petugas BNN. (Ist)
Barang bukti narkoba berupa sabu yang berhasil diamankan petugas BNN. (Ist)

Jakarta, reportasenews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap kasus peredaran narkoba jaringan Malaysia – Indonesia. Kali ini, petugas BNN berhasil menangkap empat pelaku yang menyelundupkan narkoba berupa 10 kilogram sabu yang dicampur dengan getah karet kering dari Malaysia.

Empat pelaku bernama Usman, Devi Yanti, Rianto, dan Yun. Mereka ditangkap di dua tempat berbeda. Usman, Devi Yanti, dan Rianto ditangkap saat bertransaksi narkoba di depan Hotel Megasari Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (11/4/2019). Sementara Yun ditangkap di Aceh Utara.

“Jaringan ini dikendalikan napi Cipinang atas nama Edi alias Samurai,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol. Arman Depari, Kamis (11/4/2019).

Dari tangan para pelaku, Arman menjelaskan, petugas menyita sepuluh bungkus kotak berlapis lakban hitam berisi 10 kilogram narkotika jenis sabu yang dicampur dengan getah karet kering  Selain sabu, petugas juga menyita mobil Honda Jazz warna putih, mobil Honda Civic, mobil truk, sejumlah handphone, kartu ATM dan buku bank.

“Petugas BNN kemudian mengembangkan kasus tersebut dan berhasil menangkap seseorang bernama Yun selaku pemilik barang haram itu di daerah Jambu Aye, Aceh Utara,” ungkap Arman.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Arman mengungkapkan, narkoba tersebut dibawa Rianto dari Dumai menuju Kisaran menggunakan truk. Di Kisaran, Rianto kemudian menyerahkan barang haram itu kepada Usman (asal Aceh) yang ditemani Devi Yanti (asal Medan).

“Tim BNN melakukan penangkapan pada saat Rianto menyerahkan barang itu kepada Usman,” kata Arman.

Menurut keterangan Usman, Rianto membawa sabu seberat 10 kilogram dari Dumai atas perintah Yun. Berdasarkan informasi itu, petugas kemudian menangkap Yun di Aceh Utara. “Saat ini seluruh barang bukti dibawa ke BNNP Sumut,” tutur Arman. (Tjg/Sir)




Loading Facebook Comments ...