Search

Lahan Gambut Terbakar Dekati Kebun, Warga Panik

kebakaran lahan gambut. (foto:das)
kebakaran lahan gambut. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com – Pembakaran lahan gambut di saat musim kemarau dan curah hujan yang minim di Kalimantan Barat terus terjadi. Minggu (24/03/2019) pukul 10.00 WIB asap putih tebal terlihat di ujung Jalan Parit Haji Husin II, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara. Hingga berita ini diturunkan, api belum ada pemadaman dari petugas dan terus merembet ke arah kebun warga akibat perubahan arah angin.
Asap tebal ini dihasilkan pembakaran lahan gambut yang diketahui telah dibakar sejak pukul 16.00 WIB kemarin.
“Api saya ketahui dari istri saya, saat itu saya pulang dari kerja tukang bangunan jam 05.00 sore, kaget liat lahan gambut sudah terbakar. Sejak sore hingga malam saya terjaga karena malam apinya terus menyala dan merembet ke tempat lainnya,” kata Junaidi, warga setempat, kepada reportasenews.com.
Junaidi mengaku kuatir api terus menjalar ke kebun nenasnya seluas 500 meter persegi ini. Apalagi kebun nenas nya saat ini menjelang panen.
“Saya udah buat kolam untuk sumber air, saya kuatir sekali. Kemarin saya hingga malam memadamkan api dengan istri saya menggunakan ember. Mudah-mudahan arah angin tidak mengarah ke kebun nenas,” umpatnya.
Junaidi geram dengan ulah orang yang sengaja membakar gambut disaat cuaca panas dan lahan kering seperti ini.
“Saya tidak tahu siapa membakarnya. Kalau saya tahu, saya laporkan ke polisi,” ancamnya.
Junaidi juga heran, meski luasan lahan yang terbakar semakin meluas, namun tidak ada petugas yang terlihat memadamkan api di lokasi.
“Tadi ada dua orang datang, pakai seragam orange, tapi sebentar saja lalu pergi entah kemana,” sebutnya.
Akibat kebakaran lahan gambut hampir sepekan ini, udara di kota Pontianak mulai diselimuti kabut asap. Pagi asap mulai terlihat hingga menjelang malam hari. Titik api yang terpantau satelit BMKG bandara Supadio Pontianak terpantau 9 titik api yang tersebar di beberapa kabupaten/ kota di Provinsi Kalimantan Barat. Potensi kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan Barat tergolong rawan kebakaran di tengah minimnya curah hujan saat ini. (das)



Loading Facebook Comments ...