Search

Lakukan Penipuan, Kades Tribungan Dipidanakan 

Korban didampingi ketua LSM Peka, saat melaporkan ke SPKT Polres Situbondo. (foto:fat)
Korban didampingi ketua LSM Peka, saat melaporkan ke SPKT Polres Situbondo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Melakukan penipuan  pembuatan akte dan pengurusan sertifikat tanah, Noer Hasan selaku  Kepala Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Situbondo dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat, Minggu (3/11/2019).
Pasalnya, Noer Hasan yang terpilih kembali sebagai Kepala Desa (Kades)  pada Pilkades serentak pada 19 Oktober 2019 lalu, dengan korban Abdul Wafa (68), warga Jalan Pelabuhan Kalbut, dengan nominal sebesar Rp.4,8 juta, dengan untuk biaya  pengurusan sertifikat tanah korban.
Namun, dalam melaporkan kasus penipuan tersebut, korban didampingi salah seorang LSM di Kota Situbondo, yakni didampingi Sayuti selaku ketua LSM Peka, sedangkan dalam laporannya, korban mengatakan, jika pada tahun 2014 lalu, korban membayar uang sebesar Rp.4,8 juta untuk biaya pengurusan dan pembuatan sertifikat tanahnya.
“Namun, kenyataannya sertifikat tanah korban  dimasukan dalam  program Prona, yang semestinya pengurusan sertifikat tanah tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis,”ujar Sayuti, Minggu (3/11/2019).
Menurutnya, karena Noer Hasan selaku Kades melakukan penipuan, dan uang sebesar Rp.4,8 juta  yang dibayar oleh korban tidak dikembalikan oleh Noer selaku  Kades, sehingga pihaknya terpaksa melaporkan kasus penipuan ini ke Mapolres Situbondo.
“Korban mendaftar pada tahun 2014 lalu, saat itu, korban membayar Rp.4,juta. Dengan rincian, sebesar Rp.2 juta diserahkan ke Sekdes, sedangkan sebesar Rp.2,8 juta diserahkan Hasan selaku Kades, namun dalam menyerahkan uang korban mempunyai bukti kwitansi,”ujar Sayuti.
Pria yang akrab dipanggil Cihoy menambahkan, meski korban mengurus sertifikat tanahnya pada tahun 2014 lalu, namun sertifikat tanah korban baru dimasukan pada program Prona pada tahun 2017 lalu, sedangkan sertifikat tanahnya tersebut baru diserahkan pada Juli 2019 lalu.
Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu  Ali Nuri membenarkan adanya kasus penipuan, dengan terlapor Noer Hasan selaku Kades Trebungan, Kecamatan Mangaran, Situbondo.
“Untuk mendalami kasusnya, penyidik Satreskrim Polres Situbondo akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya,”ujar Iptu Ali Nuri.
Sementara itu, dikonfirmasi melalui handphonenya, Kades Trebungan, Kecamatan Mangaran, Noer Hasan mengatakan, bahwa pihaknya selaku Kades sifatnya hanya mengetahui saja dan tidak tahu menahu terkait pembayar uangnya.
” Nilainya itu kalau tidak salah Rp 4,8 juta. Disini, saya hanya mengetahui saja. Kalau uangnya tidak menerima. Waktu Itu pak Rosyid sebagai staf yang sekarang sudah keluar dari perangkat desa. Sertifikatnya kan sudah selesai dan diserahkan,”elak Noer Hasan.(fat)



Loading Facebook Comments ...