Search

Lakukan Safari Politik Ditengah Pandemi Covid 19,  Ketua Partai Gerindra Situbondo Disoal

Karna Suswandi dan Jaenur Ridlo, saat hadir pada acara peningkatan parsipasi pemilu pemula pada demokrasi. (foto:fat)
Karna Suswandi dan Jaenur Ridlo, saat hadir pada acara peningkatan parsipasi pemilu pemula pada demokrasi. (foto:fat)

 

Situbondo,reportasenes-Ditengah  pandemi virus corona atau Covid 19 disejumlah daerah di Indonesia termasuk Situbondo, Partai Gerindra Situbondo justru menggelar pertemuan di  salah satu kader partai Gerindra di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

 

Ironisnya lagi,  dalam pertemuan  yang menghadirkan sekitar 30 orang lebih tersebut, Partai Gerindra mendatangkan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Situbondo, yakni  Karna Suswandi, yang diketahui masih berstatus sebagai Aparatur  Sipil Negara (ASN) dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umun Tata  Ruang (DPUPR) Kabupaten Lumajang.

 

Selain itu,  dalam pertemuan  yang dikemas dengan peningkatan partisipasi para pemilih  pemula  dalam demokrasi,   Partai Gerindra Situbondo, diduga kuat melakukan safari politik.  Meski ditengah pandemi Covid 19, KPU Situbondo  sudah menghentikan semua tahapan pelaksanaan Pilkada Situbondo.

 

Bupati Lira Situbondo Didik Martono mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kegiatan  yang digelar Partai Gerindra Situbondo. Selain  digelar pada saat  pemerintah berjuang untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid 19. Namun, dalam pertemuan tersebut Partai Gerindra juga mendatangkan Bacabup yang diusungnya, yakni Karna Suswandi.

 

“Seharusnya, Partai Gerindra dalam pandemi Covid 19 tidak melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang  banyak. Selain itu, ketua Partai Gerindra juga mendatangkan  Bacabup yang statusnya masih ASN dan menjabat sebagai kepala DPUPR Kabupaten Lumajang,”kata Didik Martono, Minggu (3/5/2020).

 

Pria yang akrab dipanggil Didik menambahkan, selain melabrak maklumat Kapolri dan melarang anjuran pemerintah anjuran pemerintah tentang phsycal distancing , namun kegiatan yang digagas oleh Partai Gerindra Situbondo terkesan melakukan safari politik.

 

“Karena dalam pertemuan tersebut Partai Gerindra Situbondo, mendatangkan Bacabup yang diusungnya, yang terindikasi  masuk dalam kategori  ODP,  karena wira-wiri Situbondo dengan Lumajang. Mengingat, Kabupaten Lumajang jumlah kasus Covid 19 lebih banyak dari Kabupaten Situbondo,”bebernya.

 

Didik menambahkan, karena Jaenul Ridlo selaku ketua Partai Gerindra Situbondo dan Karna Suswandi sebagai Bacabup yang diusungnya telah melanggar maklumat Kapolri dan dan anjuran pemerintah tentang phsycal distancing.”Oleh karena itu, saya meminta kepada Satgas Covid 19 di Kabupaten Situbondo untuk menegurnya, karena jelas-jelas ketua Partai Gerindra dan Bacabup yang diusungnya,  telah melanggar protokol kesehatan tentang pencegahan Covid 19,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...