Search

Lampu Kilat Studio Papan Atas “Bowen” Tutup Buku

Lampu kilat Bowen dikabarkan bangkrut/ Peta Pixel
Lampu kilat Bowen dikabarkan bangkrut/ Peta Pixel

Inggris, reportasenews.com – Fotografer elite diseluruh dunia pasti tahu lampu kilat studio papan atas bernama Bowen. Merk ini merajai hampir semua studio mahal dan dipegang oleh ribuan fotografer dengan label harga selangit.

Siapa sangka, setelah 94 tahun malang melintang mengisi studio foto kakap, Bowen dinyatakan bangkrut dan akan dilikuidasi.

Derasnya saingan lampu kilat studio murah meriah dari Cina tampaknya ikut menggerus pasar Bowen. Sekalipun lampu kilat Cina dikenal “lumayan busuk” karena tidak stabil suhu Kelvin cahayanya, namun harga murah berhasil merebut pasar lampu studio secara global.

Bowens, merek lampu fotografi berusia 94 tahun yang terkenal dengan peralatan lighting nya, mungkin akan segera ditutup. Menurut sebuah laporan baru, Bowens telah sampai di ujung jalan dan telah mengalami likuidasi.

DIY Photography melaporkan bahwa sumber dalam berbagi berita tentang likuidasi ini, yang kemudian dikonfirmasikan oleh dua sumber independen.

Bowens lighting gear digunakan oleh fotografer di seluruh dunia. Merek itu lahir sepanjang perjalanan kembali pada tahun 1923 sebagai bisnis perbaikan kamera yang berbasis di London yang disebut Bowens Camera Service Company.

Beberapa dekade kemudian, perusahaan tersebut berkembang menjadi peralatan lighting, dan akhirnya berkembang menjadi salah satu merek terbesar di planet ini untuk penerangan studio seperti softbox, reflektor, lampu kilat, dan aksesori pencahayaan lainnya.

Pada bulan Juni 2016, Bowens Lighting diakuisisi oleh perusahaan investasi Eropa AURELIUS bersama dengan Calumet Photographic. Calumet dan Bowens Lighting dilaporkan mengangkut pendapatan sekitar $ 125 juta pada tahun 2015 sebelum akuisisi, dan AURELIUS mengatakan bahwa pihaknya merencanakan untuk memperluas jejak ritel Calumet di seluruh Eropa.

Sekarang tampaknya Bowens tidak lagi menjadi bagian dari rencana ekspansi AURELIUS.

Tanda awal masalah bagi Bowens mungkin telah muncul di awal 2016, saat merek tersebut secara tak terduga menarik diri dari The Photography Show, pameran dagang fotografi terbesar di Inggris. Bowens dilaporkan telah memesan sejumlah besar ruang lantai di pertunjukan tersebut.

Perusahaan tersebut menghubungkan keputusannya dengan penundaan dengan garis lampu kilat Gen-X, namun orang mulai bertanya-tanya apakah masalah sedang terjadi di balik layar.

Meskipun belum mendengar kata resmi dari AURELIUS / Bowens, sumber anonim yang dekat dengan situasi tersebut telah membisikan mengkonfirmasi likuidasi.

“Ya, semua staf Inggris (termasuk pabrik China) diberitahu bahwa perusahaan tersebut akan melakukan likuidasi,” kata sumber tersebut. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...