Search

Lebih Dari 40 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Kompleks Arafah Residence

Angin puting beliung merusak 40 rumah warga dan 10 kantor di Kompleks  Perumahan Arafah Residence, jalan Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. (foto:das)
Angin puting beliung merusak 40 rumah warga dan 10 kantor di Kompleks Perumahan Arafah Residence, jalan Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com – Dampak panas berkepanjangan yang menimbulkan kebakaran lahan gambut dan hutan di Kalimantan Barat, Selasa (13/ 08/2019) pukul 16.00 WIB,  Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah kabupaten/ kota termasuk kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.
Angin puting beliung merusak 40 rumah warga dan 10 kantor di Kompleks  Perumahan Arafah Residence, jalan Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Kompleks perumahan Arafah Residence menjadi kompleks perumahan korban terparah terjangan angin puting beliung. Selain ada beberapa rumah di kompleks perumahan di dekatnya serta posyandu. Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Sementara kompleks Perumahan Arafah Residence bertife 36 dimana satu unit rumah seharga Rp 150 juta ini rusak berat terutama bagian atap,rangka atap baja dan dinding batako pres.
Hujan disertai angin puting beliung terjadi secara tiba tiba sehingga warga tak sempat menyelamatkan barang berharga di dalam rumah.
Salahsatu pemilik rumah di kompleks  Perumahan Arafah, Lukman (50), belum dapat di mintai keterangan di karenakan masih syok.
“Angin yang berputar yang membawa sampah terbang di udara dari arah selatan menuju ke perumahan Arafah, kejadian begitu mendadak,” kata  Rasuli (35) tukang bangunan.
Ia pun lekas Lari dari belakang perumahan dan berteriak kepada penghuni rumah yang tinggal di perumahan Arafah agar keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri di karenakan ada angin puting beliung.
Tak  kurang lebih 40 unit rumah dan 10 kantor pengembang perumahan ini rusak dan atapnya berterbangan.
Pengembang Perumahan Arafah Residence adalah  PT. Borneo Indah Properti (BIP).
Sementara Tari, mahasiswi ini menempati salahsatu dari 5 rumah miliknya bersama abang kandungnya di kompleks perumahan Arafah Residence. Kelima rumahnya yang telah dilunasi orangtuanya ini rusak berat terutama atapnya yang beterbangan.
“Saat kejadian saya berada di rumah teman, rumah saya tinggal dalam keadaan kosong. Dapat kabar terjadi angin puting beliung, dan 4 rumah sudah tak beratap, hanya satu yang masih beratap, tapi rusak,” lirihnya sambil mengusap air matanya.
Kerugian akibat bencana ini belum dapat ditaksir, sementara korban jiwa maupun luka tidak ada. Diperkirakan ada 100 rumah di Desa Ampera Raya, yang rusak diterjang angin puting beliung. Saat ini pihak pemdes masih mendata rumah warga yang mengalami kerusakan.
Peristiwa angin puting beliung ini menjadi viral karena banyak warga yang berhasil merekam menggunakan kamera telpon seluler,  dahsyat angin puting beliung yang menimpa kompleks Perumahan Arafah Residence sore tadi. Sementara kabut asap yang sempat menggangu aktivitas warga hilang disapu angin dan hujan. (das)



Loading Facebook Comments ...