Search

LUKMEN Klaim Menang 71,73 persen Sesuai Hasil Pleno 22 Kabupaten 

Tim Papua Bangkit jilid II Saat Melakukan   Jumpa Pers. ( foto : riy ) 
Tim Papua Bangkit jilid II Saat Melakukan   Jumpa Pers. ( foto : riy ) 
Jayapura, reportasenews.com –  Pasangan nomor urut satu, Lukas Enembe – Klemen Tinal mengklaim menang dengan total jumlah suara 1.397.975 dari total suara sah sebagaimana hasil pleno rekapitulasi suara Pilgub Papua di 22 kabupaten yang ada di Provinsi Papua. Hasil suara LUKMEN jauh lebih tinggi 71,73 persen dari pasangan rivalnya yang hanya mendapat 550.986 suara atau sekitar 28,27 persen dari total suara sah 1.948.961 suara.
Berdasarkan data  hasil pleno rekapitulasi 22 KPUD tersebut, LUKMEN juga mengklaim menang di 16 kabupaten, masing-masing
Kabupaten Keerom dengan total 28.081 suara sah. Pasangan Nomor urut 1 unggul 62,70 persen dengan jumlah suara 17.607 dan pasangan nomor urut satu sebanyak 10.474 atau 37,30 persen.
“Dari 22 kabupaten, pasangan LUKMEN mendapat 71,73 persen  suara berdasarkan hasil yang sudah diplenokan ditingkat Kabupaten,” kata Mathius Awoitauw selaku ketua TIM Koalisi Papua Bangkit  (KPB) Jilid II, saat memberi keterangan pers bersama dengan Sekretaris Koalisi Parpol, Kusmanto, Sekretaris Partai Golkar, Yocob Igratubun dan pengurus inti KPB II di Hotel Grand Talent, Jumat (6/7/2018) sore.
Merunut dari hasil finalisasi Pilgub di 22 kabupaten tersebut, kata Mathius, maka perolehan jumlah suara sudah terlampau jauh, sehingga jikapun ada sisa suara yang nantinya akan masuk, tentunya tidak bisa menyamai perolehan hasil yang sudah diraih LUKMEN saat ini. “dari angka ini saja, jikapun ditambah dengan hasil pleno kabupaten yang belum masuk, sudah tidak bisa menyamai hasil yang sudah diperoleh LUKMEN. Sehingga kami tim koalisi memastikan LUKMEN pimpin kembali 5 tahun mendatang,” kata Mathius.
Pada kesempatan itu, Mathius menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua, atas suksesi pelaksanaan Pilgub Papua, tentu dengan persentase keamanan saat pelaksanaan Pilgub yang berjalan lancar dan aman, kata Mathius, sekaligus menepis prediksi pusat, bahwa pelaksanaan Pilgub Papua akan diwarnai konflik. ” dan ternyata prediksi pusat tidak terbukti, pelaksanaan Pilgub berjalan aman dan lancar, walaupun ada sebagaian kecil hal-hal terhadi, namun secara garis besar Pilgub Papua aman dan berjalan lancar,” katanya berharap dukungan masyarakat kepasa penyelenggara dan mengawal pleno rekapitulasi yang masih berlangsung di kabupaten serta rekapitulasi di Tingkat Provinsi nantinya.
Ia menambahkan dengan persoalan angka perolehan suara yang cukup jauh tersebut, maka kecil kemungkinan akan ada pengajuan sengketa Pilkada di  MK. sebagaimana aturan Pilkada, syarat pengajuan sengketa pilkada harus memenuhi selisih 2,5 persen dari jumlah suara sah.
“jadi tidak mempengaruhi juga proses sengketa di MK, jadi apapun sengketanya, MK melihat rasionalisasi suara, apalah memperngaruhi atau tidak,” kata Bupati Kabupaten Jayapura ini.
Ia menambahkan, Tim KPB dalam hal ini mengawal setiap tahapan pelaksanaan pilgub hingga pada tingkatan terakhir. ” setiap tahapan kami dokumentasikan, mulai dari tingkat TPS bahkan nanti di tingkat Provinsi dan semua ada berita acaranya, jika nanti
ada masalah, ada keterangan keberatan yg diajukan saksi, dan itu ada berita acara, dan kami ikuti proses itu,” jelasnya.
Berdasarkan data LUKMEN sebagaimana hasil pleno KPUD di 22 Kabupaten, terdapat 16 kabupaten yang dimenangkan LUKMEN, masing-masing :
Kabupaten Mamberamo Raya, dengan total 18.822 suara sah, jumlah suara LUKMEN 12.760 atau 67,79 persen dan JHOSUA unggul dengan angka 6.062 suara atau 32,21 persen.
Kabupaten Waropen, LUKMEN mendapat 17.008 suara, unggul 54,39 persen dari Pasangan JHOSUA dengan persentase 45,61 persen atau 14.263 suara.
Kabupaten Kepulauan Yapen dengan total 54.098 suara sah, dimana 57,40 persen atau 31.050 suara diperoleh LUKMEN dan 23.048 suara atau sekitar 42,60 persen
Kabupaten Nabire, LUKMEN mendapat 79.149 suara dengan persentase 56,13 persen dari total 141.021 suara sah, dan JHOSUA mendapat 61.872 suara atau 43,87 persen.
Kabupaten Dogiay, LUKMEN kembali unggul 76,57 persen dengan total 68.561 suara. Sementara JHOSUA mendapat 20.981 suara atau sekitar 23,43 persen dari total 89.542 suara sah.
Kabupaten Paniai, jumlah suara LUKMEN sebanyak 81.932 suara atau 81,01 persen. Sementara JHOSUA mendapat 19.211 suara atau 18,99 persen dari total 101.143 suara sah.
Kabupaten Puncak dengan total 158.426 suara sah, LUKMEN menang mutlak 92,68 persen atau 146.826 suara dari JHOSUA dengan jumlah 11.600 suara atau 7,32 persen
Di Kabupaten Puncak Jaya, suara LUKMEN memimpin 88,33 persen atau 159.377 suara dan JHOSUA mendapat 21.053 suara atau sekitar 11,67 persen dari total 180.430 suara sah.
Kabupaten Tolikara jumlah yang diraih LUKMEN sebanyak 180.156 suara atau 80,96 persen. Sementara JHOSUA mendapat 42.359 suara atau 19,04 persen dari total 222.515 suara sah.
Kabupaten Yalimo, LUKMEN kembali pimpin 78,99 persen dengan jumlah 229.110 suara dari JHOSUA dengan jumlah 60.954 suara atau 21,01 persen dari total 290.064 suara sah.
Untuk Kabupaten Yalimo, jumlah suara LUKMEN sebanyak 77.989 suara atau 92,82 persen sementara JHOSUA berada pada angka 6.031 suara atau 7,18 persen dari total 84.020 suara sah
Kabupaten Pegunungan Bintang, jumlah suara LUKMEN sebanyak 68.782 suara, unggul 71,32 persen dari jumlah suara JHOSUA sebesar 27.659 atau 28,68 persen dari total 96.441 suara sah.
Kabupaten Nduga, LUKMEN kembali unggul 62.814 suara atau 66,67 persen, JHOSUA mendapat 31.402 suara atau 33,33 persen dari total 94.216 suara sah.
Kabupaten Mappi, LUKMEN unggul 70,66 persen atau 26.786 suara, JHOSUA mendapat 11.122 suara atau sekitar 29,34 persen dari total 37.908 suara sah.
Kabupaten Boven Digoel jumlah suara LUKMEN sebanyak 11.389 suara, unggul 65,29 persen dari jumlah suara JHOSU sebanyak 6.056 suara atau sekitar 34,71 persen dari total 17.445 suara sah.
Sementara 6 kabupaten lainnya yakni :
Kabupaten Jayapura, LUKMEN kalah dengan jumlah 25.971 suara atau 42,92 persen. JHOSUA menang 57,08 persen dengan jumlah 34.546 suara dari total 60.517 suara sah.
Demikian juga untuk Kabupaten Sarmi, LUKMEN mendapat 6.023 suara atau 42,90 persen. Kalah tipis dengan jumlah suara JHOSUA sebanyak 8.017 suara dengan persentase 57,10 persen dari total 14.040 suara sah.
Kabupaten Biak Numfor, jumlah suara LUKMEN 26.823 atau 45,87 persen suara. Sementara JHOSUA unggul tipis dengan 31.468 suara atau 54,13 persen dari total 58.471 suara sah.
Di Supiori, suara LUKMEN juga turun dengan jumlah 4.269 suara atau 42,49 persen, sementara JHOSUA unggul 5.778 suara atau 57,51 persen dari total 10.047 suara sah.
Samahalnya dengan Intan Jaya, jumlah suara LUKMEN hanya 30,24 persen atau 24.774 suara, kalah dari JHOSUA dengan jumlah 57.156 suara atau 69,76 persen dari total 81.980 suara sah.
Dan Kabupaten Merauke dengan total suara LUKMEN sebanyak 38.819 suara atau 49.44 persen. Kalah tipis dengan perolehan suara JHOSUA sebesar 39.694 atau 50,56 persen dari total 78.513 suara sah. (riy)



Loading Facebook Comments ...