Search

M Taufik Mahasiswa Asal Situbondo Tiba dari China dalam Kondisi Sehat 

Moh Taufik, mahasiswa asal Situbondo yang belajar di china. (foto:fat)
Moh Taufik, mahasiswa asal Situbondo yang belajar di china. (foto:fat)
 Moh Taufik, saat ditemui di rumahnya.
Situbondo,reportasenews.com – Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya salah seorang mahasiswa asal Kabupaten Situbondo yang melanjutkan study Xi’an Jiaotong Univercity China, tiba di kampung halamannya di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Mahasiswa bernama  Moh Taufik ini  tiba di Kabupaten Situbondo pada Jumat (31/1/2020) malam, kendati  dirinya harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebanyak tiga kali, baik di kampus maupun bandara.
Moh Taufik mengatakan, dirinya tiba di rumah dalam kondisi sehat, meski dirinya melalui proses pemeriksaan kesehatan yang cukup panjang.
“Saya  tiga kali melakukan tes kesehatan, pertama di kampus, di Bandara China dan di Bandara Bangkok, alhamdulillah dinyatakan sehat. Karena kalau dinyatakan tidak sehat. Sebab, jika dinyatakan tidak sehat saya  akan diisolasi dan tidak bisa melanjutkan perjalanan,” kata alumnus SMA Nurul Jadid Paiton, Probolinggo, saat dtemui di rumahnya, Minggu (2/2/2020).
Menurutnya, dirinya merasa bangga dan gembira karena mendapat kesempatan untuk pulang ke Tanah Air. Akan tetapi, perasaan senangnya sempat berubah khawatir, ketika harus menjalani pemeriksaan kesehatan di bandara.”Karena jika dinyatakan tidak sehat, saya dipastikan tidak bisa pulang kampung halaman, serta tidak bisa berkumpul dengan orang tua di rumah,”bebernya.
Moh Taufik menceritakan, pasca maraknya virus coruna di Wuhan China, para mahasiswa asal Indonesia mengurung diri, termasuk dirinya yang mengurung diri di dalam asrama mahasiswa di 41 Youyi East Road, Distrik Beilin Xian Shanxi, China, karena takut dengan mewabahnya virus corona.
“Sebulan terakhir saya hanya keluar dari asrama untuk berbelanja keperluan sehari-hari dan satu kali belanja bisa mencukupi selama seminggu. Selain itu, Sejak virus corona mewabah, di kampus tempatnya menimba ilmu memang sedang masa libur musim dingin.
Mahasiswa semester tiga jurusan International Trade Fakultas Ekonomi itu juga menceritakan, sejak virus corona mewabah, Kota Xian Shanxi yang biasanya ramai sekali, mendadak jadi sepi dan jalanan lengang.
“Padahal jarak kota saya tinggal dengan Wuhan itu cukup jauh, seperti Situbondo ke Jakarta,” kata putra pasangan H Munawar dan Hj Lasmiwati ini.
Taufik menjelaskan, untuk kembali ke China, pihaknya  masih menunggu pengumuman dari kampus, sembari menunggu tidak mewabahnya virus corona di China, karena sejak mewabahnya virus corona pihak kampus tempatnya kuliah tidak membatasi masa liburan.”Mungkin saja menunggu sampai China dinyatakan aman atau steril dari wabah virus corona,”pungkasnya.(fat)



Loading Facebook Comments ...