Jumat, 20 Januari 2017

Masyarakat Lampung: Pak Kapolri, Jangan Pindahkan Dang Ike Edwin Dari Polda Lampung

Masyarakat Lampung: Pak Kapolri, Jangan Pindahkan Dang Ike Edwin Dari Polda Lampung
Forum Komunikasi Masyarakat Lampung (Fokmal) tolak mutasi Kapolda Lampung

LAMPUNG, REPORTASE – Kapolri Jenderal Tito Karnavian kemarin mengeluarkan surat telegram rahasia (TR), yang memutasi sejumlah perwira menengah (Pamen) dan perwira tinggi (Pati) Polri. Salah satunya adalah Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin.

Brigjen Pol Ike Edwin yang merupakan putra daerah Lampung dimutasi menjadi Kepala Sespima Polri, digantikan oleh Brigjen Pol Sudjarno.

Namun keputusan Kapolri memutasi Ije Edwin yang baru menjabat 10 bulan tersebut, menuai reaksi penolakan dari berbagai kalangan dan masyarakat Lampung, terkasuk perwakilan suku-suku yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Lampung (Fokmal).

Ketua Fokmal Sutan Syahrir mengatakan, dirinya menyayangkan keputusan Kapolri yang memutasu Ike Edwin. Sebagai putera daerah Lampung, Dang Ike, sebutan Ike Edwin, yang telah berbuat banyak untuk membangun Lampung.

Selama Polda Lampung berada di bawah kepemimpinan Ike Edwin, lanjut Sutan Syahrir, masyarakat Lampung merasakan kondisi keamanan Lampung  jauh lebih baik. Begitu juga dengan tingkat kriminalitas dan konflik sosial jauh menurun.

“Dia adalah salah satu putera daerah Lampung yang mengerti adat istiadat Lampung. Dang Ike juga sudah berhasil memperjuangkan Polda Lampung naik dari type B menjadi type A,” tegas Sutan Syahrir ketika menggelar diskusi terbuka di Ruang Solideo Hotel Grand Anugrah yang dihadiri berbagai suku se-nusantara, Kamis (6/10).

Sutan Syahrir juga memuji sejumlah gebrakan dan program kerja Kapolda Lampung, seperti berkantor di luar, polisi ada dimana-mana setiap pagi dan sore mengurai kemacetan, Lampung mengaji selama bulan suci ramadhan
dengan mengumpulkan semua tokoh lintas agama.

“Belum pernah ada Kapolda yang mendirikan tenda di tengah kota untuk terima langsung laporan dari masyarakat dengan segala inovasinya yang penuh dengan kearifan lokal,” ujar Sutan Syahrir.

Sutan Syahrir sebagai ketua Fokmal mengharapkan agar Kapolri membatalkan keputusannya dan memberikan kesempatan bagi Ike Edwin untuk tetap menjabat sebagai Kapolda Lampung karena masih dibutuhkan masyarakat Lampung.

“Kalau bisa, berilah kesempatan Dang Ike ini untuk menjadikan Lampung lebih maju dan makin aman. Beliau ini masih sangat dibutuhkan masyarakat Lampung. Ini putera daerah, biarkan dia jadi Kapolda dulu hingga resmi jadi tipe A karena menjadi kebanggaan kami masyarakat Lampung,” harapnya.

Kabar  pergantian Kapolda Lampung itu berdasarkan surat telegram rahasia Kapolri Jendral Tito Karnavian bernomor ST/2434/X/2016 tertanggal Rabu 5 Oktober 2016.(Kus/Tjg)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...