Search

MAYAT WANITA BERJILBAB HITAM DITEMUKAN MEMBUSUK DI GORONG-GORONG

IMG_7020

 

JAKARTA – RN.COM, Sesosok mayat wanita tanpa identitas yang sudah membusuk, Kamis (25/8) petang ditemukan dalam gorong-gorong sempit,  di samping SPBU Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Mayat yang masih berpakaian lengkap, dan mengenakan jilbab warna hitam ini, ditemukan di antara tumpukan sampah dan coran beton.

Kondisi mayat sudah sulit dikenali, lantaran sudah membengkak dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat.

Penemuan mayat ini pun spontan menimbulkan kemacetan, akibat para pengendara yang melintas, menghentikan kendaraannya untuk melihat langsung mayat tersebut.

Petugas sempat mengalami kesulitan saat hendak mengeluarkan tubuh korban dari dalam gorong-gorong. Selain lobangnya yang sempit, tubuh korban juga sudah membengkak dan tersangkut di antara sampah dan coran beton.

Untuk mempermudah evakuasi, petugas terpaksa mendatangkan alat berat. Petugas tim penyelamat baru berhasil mengeluarkan jasat wanita berjilab hitam itu keluar dari dalam gorong-gorong setelah tiga jam kemudian.

Jasat wanita yang diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahunan tersebut, diperkirakan sudah lebih dari tiga hari berada di dalam gorong-gorong.

Seorang tukang siyomay yang berjualan tak jauh dari lokasi tersebut, mengaku sejak tiga hari lalu, ia sudah mengendus aroma busuk yang kekuar dari gorong-dorong itu.

“Sejak tiga hari lalu saya mencium bau bangkai. Karena saya penasaran, saya coba cari bangkainya dan setelah sampah saya korek-korek, saya nemu kaki manusia” ujar Wahid.

Dari hasil identifikasi sementara, tidak ditemukan luka ataupun bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Saat ini jasat wanita tanpa identitas itu, sudah disimpan di kamar jenasah Rumah Sakit Umum Fatmawati, Jakarta Selatan. Polisi sedang menyelidiki identitas korban, serta akan menyelidiki
penyebab kenatian wanita berjilbab hitam tersebut.

“Mohon bersabar, kami akan menyelidiki siapa korban ini dan apa penyebab kematiannya. Yang pasti kita belum melihat tanda penganiayaan di tubuhnya,” kata Kapolsek Metro Cilandak, Kompol Sujianto.(Radja Tanjung)




Loading Facebook Comments ...