Search

Melihat Hamparan Awan Ciamik di Puncak Kedikit

Berburu photo instagramable hamparan awan putih di puncak Bukit Kedikit. (foto:das)
Berburu photo instagramable hamparan awan putih di puncak Bukit Kedikit. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com – Mencoblos surat suara sudah, saatnya mengisi liburan akhir pekan ini dengan kegiatan berpetualang ke alam bebas. Salahsatu kegiatan open trip digelar komunitas pencinta alam Hedol Toba, adalah melalukan pendakian ke puncak Bukit Kedikit, atau puncak Nek Langkek, Minggu (1/7). Ketinggian bukit ini hanya 331 mdpl. Tidak terlalu tinggi, dan sangat cocok buat pendaki pemula.
Meski tidak terlalu tinggi, namun pemandangan di atas puncak Bukit Kedikit begitu ciamik. Gumpalan awan begitu terhampar diantara perbukitan, salahsatu daya tarik saat berada di puncak bukit. Meski spot untuk melihat pemandangan tidak terlalu luas karena banyaknya bebatuan dan pohon yang masih terjaga menghalangi pemandangan.
Yang perlu diperhatikan saat pendakian, tentu paling penting adalah safety, dari kesiapan fisik maupun perlengkapan. Serta yang paling utama, jangan meninggalkan sampah selain jejak dan tidak melakukan vandalisme. Untuk pendakian ke puncak Bukit Kedikit, sekitar 1,5 jam, dan hanya terdapat satu mata air sebagai sumber air di kaki bukit sebelum ke puncak.
“Kegiatan inj di mulai pada  hari Sabtu, tanggal 30 Juni pekan ini,” kata pembina Komunitas Hedol, Nurhidayah kepada reportasenews.com.
Nurhidayah mengatakan titik kumpul pertama adalah di  Balai Desa Teraju, kecamatan Toba, kabupaten Sanggau.
“Pagi jam 08.00 WIB pelaksanaan upacara adat dilakukan  sebelum rombongan peserta datang. Saya itu,  rombongan peserta datang di kaki bukit, dan  sekitar jam 11.30 WIB dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon secara simbolik oleh aparatur kecamatan Toba, guna mendukung pelaksanaan program penghijauan bukit Kedikit,” jelasnya.
Untuk kegiatan berkemah atau ngecamp, tidak dilakukan di puncak karena mengingat tidak banyaknya areal luas yang datar, sehingga tidak memungkinkan untuk berkemah di puncak.
“Ngecamp diadakan di kaki bukit, kegiatan di kaki bukit adalah malam keakraban, dilanjutkan dengan api unggun,setelah itu acara bebas, dan istirahat untuk persiapan keesokan paginya melakukan pendakian,” ucapnya.
Pendakian bukit kedikit puncak Nek Langkek di mulai pada Minggu (1/7) pukul 04.00 WIB, selanjutnya  setiba di puncak dilanjutkan  kegiatan hammocking , dan jalan ke batu bedinding dan  goa yang terdapat di puncak bukit Kedikit atau puncak Nek Langkek.
“Sekitar pukul 12.00 WIB,  kegiatan di puncak selesai, dilanjutkan dengan kegiatan jalan ke lokasi pemandian 35, dan acara selesai rombongan peserta kembali pulang ke daerah masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, Oky Hedol mengatakan saat ini jumlah komunitas yang ikut  berpartisipasi ada 12 komunitas, dengan jumlah peserta yang terdata sejauh ini jika  tidak  ada perubahan sampai hari H sebanyak 237 orang.
“Tujuan pendakian ke puncak Bukit Kedikit ini adalah sebagai bentuk upaya menyadarkan kepada masyarakat setempat,  tentang betapa penting nya menjaga dan melestarikan hutan dan habitat hewan  liar yang perlu dilindungi,” tuturnya.
Diharapakan dengan kegiatan ini masyarakat yang  masih awam diharapkan bisa belajar dan sadar dengan melihat betapa ramainya peserta kegiatan Open Trip Kedikit, dari generasi muda yg masih sangat sadar dan peduli dengan kelestarian lingkungan. (das)



Loading Facebook Comments ...