Search

Menjelang Musim Tanam, BBWS Melakukan Normalisasi Dam Sluis

Wabup Yoyok Mulyadi dan M Yunus kepala BBWS brantas, saat meninjau dam Sluis.(foto:fat)



Situbondo,reportasenews.com – Menjelang musim tanam tahun 2020, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, melakukan normalisasi terhadap  Dam Sluis di Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo.
Bahkan, melalui kegiatan normalisasi tersebut, kapasitas tampungan air akan lebih optimal. Sehingga aliran air bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani di Kabupaten Situbondo.

Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi menerangkan, pemerintah daerah menginginkan, masyarakat bisa terlayani dengan maksimal. Akan tetapi aliran air tersebut bukan hanya kewenangan Pemkab Situbondo. Melainkan  juga merupakan  tanggung jawan provinsi dan pemerintah pusat. “Kewenangan itu kalau tidak dikomunikasikan menjadi terhambat,”kata Wabup Yoyok Mulyadi, Senin (24/8/2020).

Menurutnya, untuk mensinergikan kebutuhan air para petani, pihaknya sengaja  bertemu dengan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan Dinas PU Provinsi Jatim. Mereka turun ke Dam Sluis untuk melihat proses normalisasi dan memantau efektiftas aliran air di Dam Pintu Lima. “Untuk melihat kewenangan masing-masing,” ujarnya.

Pria yang akrab dipanggil Yoyok menegaskan, untuk memaksimalkan pelayanan itu, beberapa waktu lalu bupati berkirim surat ke Gubernura Jatim. “Kemudian, kami berharap kepada BBWS Brantas, ada  pengurasan di hulu dua kali setahun. Sehingga konsep penampungan air dam menjadi optimal,” harapnya.

Sementara itu, M Yunus dari  BBWS Brantas menambahkan, kegiatan bendung ada operasi dan pemeliharaan secara rutin. “Agar kapasitas tampungan lebih efektif ke layanan, sekarang kita lakukan normalisasi. Ini sesuai harapan dari pak wabup (Yoyok Mulyadi),” jelasnya.

Kemudian, khusus di aliran sampean baru,  di hulu ada kegiatan pengerukan. Bahkan, pada awal Bulan September mendatang, sudah dimulai.  “Kegiatan ini berjalan dengan baik berkat suport langsung dari pak wabup. Karena itu, kami berterima kasih atas suportnya,” kata Yunus.

Yunus yakin, dengan sejumlah kegiatan tersebut, layanan kepada masyarakat akan semakin maksimal. Sehingga aliran air ke Situbondo mampu mensejahterakan petani. Dia menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Situbondo.

 “Kalau sudah operasi dan pemeliharaan dilaksanakan secara rutin, maka fungsi keandalan bangunan bendung itu sendiri akan maksimal. Dan air teraliri maksimal di daerah aliran irigasi di hilir,” pungkasnya.

Salah seorang petani di Situbondo, yakni H. Anang mengatakan, pihaknya berharap kepada pemerintah daerah, agar menjelang musim tanam air lancar, sehingga para petani tidak kekurangan air. “Selain itu, kami  berterima kasih atas atensi pemerintah yang dimotori Wabup Yoyok Mulyadi, sehingga normalisasi dam Sluis dilaksanakan, ” katanya. (fat)






Loading Facebook Comments ...