Search

Menteri LHK dan Gubernur Tinjau Radakng, Alun-Alun Kapuas dan Taman Digulist

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Gubernur Kalbar H. Sutarmidji meninjau rumah Radakng, Alun-Alun Kapuas dan Taman Digulist, Pontianak Kalimantan Barat. (foto:das)
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Gubernur Kalbar H. Sutarmidji meninjau rumah Radakng, Alun-Alun Kapuas dan Taman Digulist, Pontianak Kalimantan Barat. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya bersama Gubernur Kalbar H. Sutarmidji meninjau rumah Radakng, Alun-Alun Kapuas dan Taman Digulist dalam rangka pembagian Tanah Objek Reporma Agraria (TORA) yang direncanakan akan diberikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dalam waktu dekat ini.
Program TORA merupakan salah satu agenda pembangunan nasional alam meningkatkan kualitas  hidup masyarakat Indonesia.  “Pertama kali Tanah Objek Reporma Agraria (TORA) dari kehutanan akan di berikan kepada masyarakat. Untuk seluruh kalimantan luasannya bisa 80 ribu hektare, tapi nanti akan di liat lagi luas dan hektare yang diberikan pada masyarakatnya di seluruh kalimantan,” ungkap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Lanjutnya, TORA ini berasal dari kawasan hutan yang tidak dimiliki oleh siapapun dari hutan dan nantinya akan diberikan ke masyarakat lalu untuk menjadikan sertifikat.
“Kalau sertifikat biasa tanah rakyat BPN disertifikatkan, kalau ini di lepaskan dari hutan, lalu untuk menjadi sertifikat. Artinya rakyat mendapatkan kepastian dari tanah yang di dapat dari hutan,” tuturnya.
Adapun latar belakang munculnya TORA bahwa adanya ketidak adilan dalam penguasaan tanah untuk kehidupan masyarakat. Latar belakang munculnya program ini. Kita tahu bahwa ada krtimpangan penguasaan tanah untuk kehidupan masyarakat.
“Diwaktu yang lalu kebanyakan alokasi itu untuk swasta, perbandingannya 96 persen banding empat persen perizinan itu ke swasta. Baru di jaman pak Jokowi akses itu diberikan kepada masyarakat, jadi apakah kita melalui reporma agraria redistribusi ulang atau melalui hutan sosial itu dilakukan perbaikan terhadap keberpihakan kepada masyarakat, izin-izin untuk masyarakat itu yang dipercepatkan,” katanya.
Menurutnya Program TORA ini akan ada pola program yang termasuk dalam TORA seperti Hutan Sosial, Redistrubusi Lahan dan Hutan Adat.
Sementara itu, Gubernur Kalbar H Sutarmidji mengatakan dalam waktu dekat ini Presiden RI Joko Widodo akan membagikan sertifikat dalam Program TORA.

“Ini dalam Kunjungan Presiden RI untuk membagikan sertifikat Program TORA,” kata H Sutarmidji saat mendampingi Menteri LHK meninjau Rumah Radakng, Taman Alun Kapuas dan Taman Digulist.
Dikatakannya, tanah ini awalnya hutan dan milik negara, dan sekarang Pemerintah menyerahkan kepada masyarakat. Ada juga Hutan adat yang diserahkan kepada masyarakat adat.(das)



Loading Facebook Comments ...