Selasa, 17 Januari 2017

Mewujudkan Impian Berangkat ke tanah suci, Kakek Ambari  Menabung Selama 65 Tahun

Mewujudkan Impian Berangkat ke tanah suci, Kakek Ambari  Menabung Selama 65 Tahun

CIREBON –  RN.COM Kesabaran Ambari bin H Ahmad yang seperti tiada ujung itu akhirnya berbuah manis. Betapa tidak, kakek berusia 95 tahun ini telah menabung selama 65 tahun untuk mewujudkan impiannya berangkat ke tanah suci menunaikan ibadah haji.

Bukan hal yang mudah tentunya untuk melatih kesabaran menabung rupiah demi rupiah untuk bisa melihat Kakbah dan menjalankan rukun Islam kelima ini. Beragam cara menabung dilakukan pria yang tinggal di Kampung Pelandakan, Kelurahan Harjamukti, Cirebon. Sejak usianya 30 tahun dia sudah mulai mengumpulkan uang dari hasilnya bertani. Dengan terbata-bata, pria renta yang punya satu putri ini mengungkapkan, ia menggunakan celengan dan menanamnya di dalam tanah.

“Ya pokoknya disimpan di mana saja, kadang di kasur. Ada juga ditanam di dalam tanah,“ ungkap kakek yang tergolong jamaah calon haji tertua dari Cirebon ini. Uang yang telah dikumpulkannya sejak zaman Bung Karno itu akhirnya dibuka .  Namun karena banyak uang yang sudah kuno dan tidak laku akhirnya dijualnya di Pasar Kanoman. Dari hasil menabung itu terkumpullah uang sekitar Rp 50 juta. Tahun 2013, ia mendaftar untuk berangkat haji bersama istrinya.

Sayang, nasib berkata lain. istrinya dua tahun silam dipanggil diharibaan Allah SWT sehingga posisinya digantikan Asrifah, putri satu-satunya yangkini berusia 60 tahun. Mereka berdua kini tergabung dalam kloter 63 Kota Cirebon. Kloter ini bergabung dengan Kloter Depok dan akan terbang ke Jeddah, Arab Saudi  1 September mendatang.

Saat syukuran sederhana di rumahnya awal Agustus , Ambari mengaku memang tidak punya bekal tambahan sebelum berangkat. “Pasrah saja kepada Allah.. Lillahita’ala bae,” tukas Ambari.  Apalagi kini kondisi fisiknya lemah usai operasi prostat. Kegiatan bertani dan bercocok tanam pun sudah dihentikannya belasan tahun silam.

Asrifah menuturkan kini satu-satunya harapan dan doa adalah ayahnya yang masuk kategori usia risiko tinggi atau Risti dapat menunaikan ibadah haji di tanah suci dengan lancar tanpa gangguan. Pulang dengan selamat 11 Oktober nanti  dan menjadi haji yang mabrur. Semoga, Insya Allah. (vcn)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...