Search

Minta Cerai,  Ibu Rumah Tangga  di Situbondo Dianiaya Suaminya

Ilustrasi
Ilustrasi

Situbondo,reportasenews.com – Hanya gara-gara mengatakan sudah tidak cinta lagi, seorang ibu rumah tangga (Ibu RT)  bernama Fatmawati (38), asal Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo justru dianiaya oleh suami sirinya. Ia adalah Kamsiyadi (42), warga Desa Olean, Kecamatan Kota, Situbondo.

Akibat  dipukul dengan menggunakan tangan kosong  oleh  pria yang berprofesi sebagai sopir, korban mengalami luka lebam pada mata sebelah kanan,  dan mengaku sakit di pinggangnya akibat didorong oleh  Kamsiyadi hingga terjatuh.

 Diperoleh keterangan,  kasus kekerasan dalam rumah (KDRT) yang dilakukan Kamsyadi terhadap korban itu, berawal saat korban   mengatakan sudah tidak mencintainya, namun begitu mendapat perkataan  korban tidak mencintainya, Kamsiyadi langsung  emosi  dan ngamuk.

Bahkan, Kamsiyadi langsung memukul  wajah  korban dengan menggunakan tangan kosong. Tidak hanya itu, Kamsiyadi juga mendorong tubuh korban hingga terjatuh , sehingga mengakibatkan  mata sebelah kanan korban lebam. Selain itu,  korban mengaku sakit pada pinggangnya. Saat ini, kasus KDRT tersebut dilaporkan ke SPKT Polres Situbondo.

“Saya memang sudah tidak mencintainya lagi. Selain  sering mukul dia juga  jarang memberi uang belanja. Bahkan, dia juga diketahui sudah mempunyai perempuan yang lain. Makanya, kasus KDRT ini saya laporkan ke Mapolres Situbondo,”kata Fatmawati, Senin (25/11/2019).

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Ali Nuri membenarkan laporan KDRT tersebut, dengan terlapor suami siri korban Fatmawati. Menurutnya, berdasarkan pengakuan korban kepada petugas, korban dan terlapor baru sekitar tujuh bulan, namun selama itupula terlapor sering melakukan KDRT.

“Selain itu, untuk mendalam kasus KDRT tersebut, penyidik akan memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya,”ujar Iptu Ali Nuri.(fat)




Loading Facebook Comments ...