Search

MPU Marak Jadi Media Kampanye, Bawaslu Situbondo Tutup Mata

Salah satu caleg yang memasang banner di mobil penumpang umum di Situbondo. (foto:fat)
Salah satu caleg yang memasang banner di mobil penumpang umum di Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Meski pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres)  dan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) akan dilaksanakan pada April Tahun 2019 mendatang, namun pemasangan Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye (APK-BK) para peserta Pemilu, mulai marak disejumlah Mobil Penumpang Umum  (MPU) di Kota Situbondo.

Namun, maraknya pelanggaran  Pemilu yang dilakukan oleh para peserta Pemilu  di Kabupaten Situbondo itu, terkesan dibiarkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Situbondo.

Padahal, sesuai dengan  ketentuan Surat Edaran (SE) Bawaslu tertanggal 25 Nopember 2018, yakni SE yang mengatur tentang larangan pemasangan dan penyebaran APK-BK. Pemasangan APK-BK  itu dilarang secara tegas dipasang di angkutan umum.

Pantauan Reportasenews.com  dilapangan, dalam satu bulan terakhir ini, pemasangan APK- BK disejumlah  MPU marak di Kabupaten Situbondo, APK-BK para Calon Legislatif (Caleg)  dari sejumlah Parpol peserta Pemilu marak dipasang di MPU dari berbagai jurusan.

Mulai dari  MPU  jurusan Situbondo-Besuki, dan MPU jurusan Situbondo-Asembagus itu, diketahui   sudah terpasang APK-BK atau citra diri para Caleg  dari sejumlah Parpol,  peserta Pemilu di Kabupaten Situbondo.

“Saya lihat, sudah satu bulan lebih sejumlah MPU di Kota Situbndo terpasang APK-BK para Caleg dari berbagai Parpol. Meski pemasangan APK-BK   mulai marak di MPU, namun hingga kini, belum ada tindakan dari Bawaslu Situbondo,”ujar Hendra, salah seorang warga di Kota Situbondo, Kamis (6/12/2018).

Sementara itu, ketua Bawaslu Kabupaten Situbondo Murtapik, saat   dikonfirmasi terpisah melalui telepon selulernya tidak diangkat, meski nada panggil  masuk ke ponselnya. Bahkan, saat dikonfirmasi melalui whatsapp juga tidak dibalas oleh pria  yang akrab dipanggil Lopa.(fat)




Loading Facebook Comments ...