Search

Mutasi 23 Pejabat, Wabup  Situbondo Pastikan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto  Saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Situbondo. (foto:fat)
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto Saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com –  Segarkan birokrasi para pejabat dilingkungan Pemkab Situbondo, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto   melakukan mutasi terhadap  sebanyak 23   pejabat dilingkungkan Pemkab Situbondo,  yakni melakukan mutasi terhadap pejabat  eselon IV, III.

Diantara pejabat yang  dimutasi oleh Bupati Dadang Wigiarto dan Wabup Yoyok Mulyadi. Mereka adalah, Rocky Syahbana, yang sebelumnya menjabat sebagai pengelola pembinaan dan pengembangan perekonomian di Kelurahan Patokan. Saat ini, dipromosikan menjadi Lurah Ardirejo, Kecamatan Kota, Situbondo.

Mardiko Wicaksono, sebelumnya menjabat Kasie korban bencana pada Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Situbondo itu, dipromosikan menjadi Kepala Bidang (Kabid) tehnologi informasi dan komunikasi pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Situbondo.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dalam sambutan singkatnya  mengatakan, jika mutasi jabatan  merupakan kegiatan wajar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).  Selain merupakan kebutuhan organisasi dan soliditas para pimpinan OPD   dilingkungan Pemkab Situbondo.

”Namun kegiatan  mutasi para pejabat ini  juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja. Dengan  harapan, para pejabat yang menempati  dan menduduki jabatan  baru itu  dapat meningkatkan    kreatifitasnya,  untuk kemajuan Kabupaten Situbondo  ke depan,” kata Bupati Dadang Wigiarto, Senin (8/10/2018)

Sementara itu, Wabup  Situbondo Yoyok Mulyadi mengatakan,  ASN saat ini dihadapkan pada permasalahan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.  “Jika Anda terjebak dalam OTT,  kami Bupati dan Wabup tidak bisa berbuat apa-apa.

Oleh karena itu, saya menghimbau   bapak dan ibu yang baru dilantik, untuk  melaksanakan tugas sesuai dengan kompetensi bidangnya masing-masing. Selain itu, saya juga menghimbau agar  tidak menyalahgunakan wewenang,” ujar Wabup Yoyok Mulyadi.

Pria  yang akrab dipanggil Yoyok menambahka, jika dalam kegiatan mutasi di lingkungan Pemkab Situbondo itu tidak ada jual beli  jabatan. Bahkan,  pelantikan ini juga tidak ada kaitannya dengan kedekatan dengan para ulama.

 “Kami bukan boneka ulama,  tapi kami takdim kepada ulama. Para pemimpin atau umaro tidak bisa berjalan sendiri tanpa ulama dalam membangun masyarakat ke arah yang lebih baik. Namun, yang pasti  mutasi kali ini, sudah melalui berbagai tahapan dan  penilaian,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...