Search

“Nara Park” Taman Besar Dimana Rusa Dianggap Hewan Suci

rusa suci

Jepang, reportasenews.com – Nara Park terletak di pusat kota Nara, membentang sekitar 4 kilometer dari timur ke barat, dan sekitar 2 kilometer dari selatan ke utara Jepang. Disini hidup sekitar 1200 ekor rusa Sika merumput di sepanjang halaman rumput yang luas dan bermain-main di seluruh wilayah taman.

Rusa jenis Sika ini termasuk disucikan diwilayah taman ini sehingga mereka tidak diusik sama sekali oleh manusia. Sejak 1957 pemerintah melarang manusia untuk menyakiti rusa yang ada ditaman Nara. Agama setempat percaya bahwa para rusa disini dapat menjadi pembawa pesan spiritual ghaib bagi manusia.

Di dalam kawasan taman terdapat bangunan sentral Kuil Todai-ji, Kuil Kasuga Taisha dan banyak bangunan bersejarah lainnya yang mewakili kemuliaan kota selama berabad-abad.
Sungai kecil dan kolam menambah pesona pemandangan. Citra atap kuil yang besar dan ujung pagoda yang tinggi yang mengintip melalui pepohonan akan menjadi kenangan tak terlupakan perjalananmu ke Nara. Sepanjang tahun, arus pengunjung ke Nara tidak pernah terganggu.

Pada tahun 728, Kaisar Shomu, yang sangat mementingkan Buddhisme, mendirikan Kuil Todai-ji, yang sekarang ditulis sebagai Situs Warisan Budaya Dunia. Ini adalah kuil kepala, yang memerintah kuil Kokubun-ji lainnya yang tersebar di seluruh negeri, dan dikatakan bahwa itu disebut “Himugashi-no-Odera,” atau “kuil besar di timur,” karena itu terletak di sebelah timur ibukota kemudian, Heijo-kyo.

Daibutsu-den (Great Buddha Hall) memiliki panjang 57 meter dan lebar 50 meter, menjadikannya bangunan kayu terbesar di dunia. Aula tersebut menghiasi sebuah patung besar Buddha besar. Beratnya sekitar 300 ton dan berdiri setinggi 15 meter, itu adalah patung Buddha terbesar di dunia.

Daerah sekitar candi menawarkan banyak tempat menarik bagi wisatawan termasuk: Nan-dai-mon (Gerbang Selatan Besar), di mana turis dapat melihat dua gambar Kongo Rikishi (wali Buddha) yang tingginya lebih dari 8 meter; Balai Nigatsu-do, yang dikelilingi oleh sebuah koridor mirip panggung yang menghadap ke lembah Daibutsu dan kota Nara; dan Balai Sangatsu-do, bangunan kayu tertua yang berdiri di kuil Todai-ji, di mana Anda bisa melihat patung-patung artistik dari abad ke-8.

Perjalanan ke puncak gunung Wakakusa-yama, pada ketinggian 342 meter di atas permukaan laut, adalah bentuk latihan yang baik yang bisa turis nikmati dengan mudah di dalam kota. Dari puncak bukit Anda akan disuguhi pemandangan panorama Nara Basin yang megah. Pemandangan malam juga indah dan telah dinilai sebagai salah satu dari tiga pemandangan malam indah terbaik di Jepang, yang baru saja dipilih oleh NPO pada tahun 2003.

Daya tarik utama lainnya di dalam taman adalah Kofuku-ji, sebuah kuil yang dibangun pada awal abad ke-8 oleh klan Fujiwara, keluarga yang kuat pada masa itu. Kawasan itu diperluas karena pengaruh kekuasaan keluarga Fujiwara menjadi lebih dominan, dan pada puncaknya, dikatakan telah 13 kali lebih besar dari sekarang (sekarang 4 kilometer persegi).

Pagoda lima lantai setinggi lima meter dari Kuil Kofuku-ji adalah menara tua tertinggi kedua di Jepang, setelah pagoda Kuil To-ji di Kota Kyoto.

Pagoda tersebut telah terbakar enam kali dalam sejarah panjang sejak berdirinya. Pagoda ini terdaftar sebagai harta nasional dan dibangun kembali pada tahun 1426. Aula Tokon yang mengelilingi pagoda juga telah terdaftar sebagai harta nasional, arsitekturnya berasal dari abad ke-15 awal. Di dalam aula ada patung perunggu Yakushi-nyorai, serta patung duduk Monju-bosatsu, dewa kebijaksanaan dan intelek Buddha. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...