Search

Nasibnya Digantung, Tenaga PPPK Penyuluh Pertanian Menemui DPRD Situbondo

Para perwakilan PPPK, saat menemui anggota DPRD Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Puluhan perwakilan penyuluh pertanian di Kabupaten Situbondo,  yang dinyatakan lulus tes  sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sejak awal 2019 lalu, mereka mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Situbondo.

Pasalnya,  meski sudah dinyatakan lulus tes PPPK  pada awal tahun 2019 lalu. Namun  hingga kini,  mereka diketahui  belum mendapat SK . Akibatnya, mereka belum juga mendapatkan gaji sebagai PPPK.

Tak hanya 36 orang penyuluh pertanian, nasib serupa  sebenarnya juga dialami ratusan guru honorer K2 yang juga lulus PPPK. Para guru PPPK juga tak mendapatkan gaji karena belum mendapatkan SK. Selama di kantor DPRD, perwakilan penyuluh pertanian itu ditemui Komisi II.

Dodi Erwinanto, salah seorang  perwakilan penyuluh pertanian, dirinya mewakili teman-temannya yang lain, menemui DPRD karena ingin mengetahui alasan belum turunnya SK sebagai PPPK. Sebab tanpa SK  para honorer yang lulus PPPK sangat dirugikan.

“Saya bersama teman-teman merasa bingung, karena sejak November lalu kontraknya sebagai honorer sudah habis. Sementara tugasnya sebagai petugas penyuluh pertanian di lapangan tak bisa ditinggalkan,”kata Dodi Erwinanto, Selasa (10/12/2019).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Hadi Prianto mengatakan, pihaknya sangat memahami kegelisahan para honorer yang sudah lulus PPPK. Sebab mereka sudah dinyatakan lulus  pada awal  2019 lalu, namun hingga kini mereka  belum menerima  SK  sebagai PPPK.

“Pemkab  Situbondo  harus memikirkan nasib semua honorer yang lulus PPPK. Oleh karena itu, dalam waktu dekat Komisi II akan segera meminta keterangan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Situbondo,”ujar Hadi Prianto.(fat)




Loading Facebook Comments ...