Search

Ngaku Dapat Gandakan Uang, Dukun Tipu Warga Rp600 Juta

Ilustrasi (ist)
Ilustrasi (ist)
Situbondo,reportasenews.com – Melakukan penipuan dengan modus dapat menggandakan uang, imam Ghozali 40,  warga Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo.
Pasalnya, pria yang mengaku sebagai ustadz dan dukun ini melakukan penipuan dengan nominal yang cukup besar, yakni sebesar Rp600 juta, dengan korban Farid Wicaksono 39, warga Tegal Sari, Kota Surabaya.
Aksi penipuan yang dialami oleh korban Farid Wicaksono itu, berawal saat korban pada 24 April 2018 lau mendatangi rumah terlapor di Desa Wringinanon, Kecamatan Panarukan, Situbondo, setelah sebelumnya terjadi percakapan melalui WatshApp antara pelapor dengan terlapor.
Pada saat itu, terlapor Imam Ghozali  berjanji dapat menggandakan uang hingga 10 kali lipat, dengan jangka waktu sekitar satu minggu. Namun, dengan sarat korban menyerahkan uang sebesar Rp600 juta, karena tertarik korban langsung menyerahkan uang sebesar Rp600 juta.
Ironisnya, setelah satu minggu lamanya janji hanya tinggal janji,  penggandaan yang dijanjikan itu  tidak pernah terjadi. Bahkan, setelah dihubungi melalui WA terlapor terkesan tidak  ada itikad t baik, hingga akhirnya korban melaporkan kasus penipuan ini ke Mapolres Situbondo.
“Saya terpaksa melaporkan kasus penipuan ini ke Mapolres Situbondo, karena tidak itikad baik dari terlapor Imam Ghozali,”kata korban Farid Wicaksono, saat melaporkan ke SPKT Polres Situbondo, Sabtu (6/7/2019).
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, dalam melaporkan kasus penipuan ini, korban Farid Wicaksono menyertakan barang bukti transfer uang sebesar Rp600 juta  kepada terlapor Imam Ghozali.
“Selain itu, dalam melaporkan kasus yang dialaminya,  korban juga menyertakan barang bukti screenshot percakapan WA antara pelapor Farid dengan terlapor Imam Ghozali,”ujar Iptu Nanang Priyambodo.(fat)



Loading Facebook Comments ...