Search

Ngaku Sudah Koordinasi, Kabid SDA Sebut Tak Tahu Jika Ada Jalur PDAM

IMG-20181115-WA0018
Depok,reportasenews.com – Setelah akhir pekan kemarin mengakibatkan longsor di Jalan Benda Kramat Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok tampaknya pengerjaan penataan dan normalisasi Kali Jantung yang dilaksanakan CV Maju Karya Putra kembali membuat warga resah. Pasalnya, pipa PDAM yang tertanam di Jalan Raya Duta Pelni pecah akibat kegiatan tersebut.
Siswanto (48), warga Bukit Cengkeh I mengatakan terhentinya pasokan air PDAM masih berlangsung hingga kini dan tak diketahui berapa warga yang terkena dampak tersebut.
“Pecahnya pipa PDAM itu saat beko lagi gali. Air PDAM sempat menggenangi jalan. Hingga kini warga Bukit Cengkeh I masih mati air,” kata Siswanto, Kamis (15/11/2018).
Dirinya menjelaskan pecahnya pipa PDAM merupakan dampak kedua dari rekanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok setelah tiga ruko di Jalan Benda Kramat Kelurahan Tugu longsor menimpa Kolam Renang Tirta Sanden.
“Selama proyek ini dilaksanakan ada kejadian yang terjadi. Pertama longsor dan kedua pipa PDAM bocor. Saya tidak ngerti apa ini bentuk kelalaian kerja atau bukan, yang jelas merugikan warga,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianti mengatakan pihak rekanan sudah berkoordinasi dengan PDAM sebelum kegiatan dilangsungkan.

Kendati sudah berkoordinasi, Citra mengakui kalau penyebab longsor di Jalan Benda Kramat Kelurahan Tugu akibat pengaruh proyek yang sedang dilaksanakan. Namun, pihaknya tak mengetahui jika ada pipa PDAM yang tertanam di situ.

“Berdasarkan pengakuan kontraktor katanya sudah berkoordinasi dengan PDAM dari jauh-jauh hari sebelumnya. Kan kita tidak tahu kalau di sana ada jalur PDAM. Sekarang teknisi PDAM sudah di lokasi,” kata Citra.

Citra mengungkapkan galian saluran air merupakan rangkaian kegiatan proyek Penataan dan Normalisasi Kali Jantung dengan anggaran Rp 933.997.100 juta yang ditarget kelar akhir Desember mendatang. (jan/ltf)




Loading Facebook Comments ...