Search

Ngopi Asik di Bus Wisata

Menikmati kopi di bus pariwisata Jakarta Vision. (foto.dik)

Jakarta, Reportasenews – Dalam rangka membantu pemerintah Indonesia mempercepat Pemulihan ekonomi dalam Bidang Pariwisata, dan turunannya yang paling terdampak Pandemi Covid 19, PT. Stella Kwarta Wisata sebagai tur operator bekerja sama dgn Perusahaan bus Pariwisata BEEBUZZ membuka paket tur dengan konsep Jakata Vision Coffe on the Bus.

Dengan memodifikasi kursi dari 55 menjadi 30 penumpang dan menambah 8 meja, selain untuk menambah kenyamanan para wisatawan sekaligus demi menerapkan prosedur kesehatan dengan sebaik baiknya.

Meskipun bukan yang pertama karena sebelumnya sudah ada wisata serupa di Solo, Jogya dan Bandung, Jakata Vision Coffe on the Bus mempunyai konsep yang berbeda yakni memberi informasi kepada calon peserta secara intensif agar mereka nyaman selama berwisata dan memastikan bahwa mereka akan dilayani oleh tenaga tenaga  yang professional dan kompeten di bidangnya.

Saat ini rute Jakata Vision Coffe on the Bus dimulai dari Pintu Timur Lapangan Banteng, Jakarta Pusat menuju Kawasan Kota Tua dengan melewati tempat-tempat bersejarah seperti Monas, Museum Gajah, Harmoni hingga Stasiun Kota.

Dalam perjalanan, selain mendapatkan informasi sejarah dari pemandu berpengalaman, wisatawan juga bisa menikmati kopi yang akan menambah hangatnya suasana sepanjang perjalanan.

Sejumlah wisatawan yang turut dalam perjalanan ujicoba Jakarta Vision Coffee on the Bus, Minggu (30/8/2020) pun merasa puas dan optimis ini akan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

“sesuatu yang sangat menyenangkan, mungkin bisa dicoba ngopi sambil keliling Jakarta”, ujar Ayu

Tak hanya itu menurut Andre, salah satu pelaku usaha pariwisata yang ikut dalam rombongan mengaku ini bisa kembali menggerakkan roda ekonomi terutama di sektor pariwisata yang terdampak pandemi covid 19.

“Ini suatu inisiasi yang baik sekali untuk mengembalikan aktifitas perekonomian secara umum. Saya melihat dalam perjalanan ini bisa menggeliatkan kembali kehidupan para pemandu, sopir, dan para pekerja pariwisata lainnya”, jelas Andre.

Saat ini Jakarta Vision telah bersinergi dengan stakeholder terkait, seperti Himpunan Pramuwisata D.K.I dan Nasional, yang didukung oleh Dinas Pariwisata Daerah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Profesional Tour Leader dari Indonesian Tour Leaders Association, Komunitas Interpretasi, serta pemilik Perusahaan dan Perkebunan Kopi di Bandung.

Untuk sementara Jakarta Vision akan memulai dengan 1 kali perjalanan dan 1 rute yang rencananya akan dimulai tanggal 13 September 2020 setiap hari Minggu start jam 10.00 dan selesai pukul 11.30.

Titik kumpul di Lapangan Banteng Pintu Timur (depan kantor Kementrian Keuangan) dengan rute perjalanan Lapangan Banteng – Jalan Pejambon – Medan Merdeka Timur – Tugu Tani – Medan Merdeka Selatan – Medan Merdeka Barat – Majapahit – Gajah Mada – Toko Merah – Mangga Dua – Gunung Sahari – Pasar Baru – Kantor Pos – Kembali ke Lapangan Banteng dengan tiket Rp.80.000,- per pax. (dik)




Loading Facebook Comments ...