Search

Oknum Wartawan, Peras Mucikari Eks Lokalisasi Gunung Sampan Situbondo 

12 gadis asal Bandung, yang dipekerjakan di eks lokalisasi GS Situbondo, saat diamankan di Mapolres Situbondo.
12 gadis asal Bandung, yang dipekerjakan di eks lokalisasi GS Situbondo, saat diamankan di Mapolres Situbondo.
Situbondo,reportasenews.com – Oknum wartawan salah satu media  online lokal di Kota Situbondo, melakukan pemerasan terhadap ketua  RT di eks lokalisasi Gunung Sampan (GS)  Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Tidak tanggung-tanggung, oknum wartawan berinisial DN,  yang mengaku wartawan media online S-One itu meminta uang dengan nominal sebesar Rp1 juta. Selain itu, DN juga kerap meminta traktir minuman keras (Miras) jenis bir, jika sedang berada di eks lokalisasi GS Situbondo.
Ketua RT.30 RW.11 di eks lokalisasi GS Situbondo Sawar mengatakan, dirinya masih ingat jika  oknum wartawan berinisial DN dua kali meminta uang sebesar Rp1 juta, dengan dalih keberadaan eks lokalisasi GS tidak akan di ekspos di medianya.
“Saya dua kali memberi uang  Rp1 juta, kalau  minum bir habisnya Rp780 ribu itu masih ditambah Rp200 ribu, saat bayar saya ada  saksinya, “kata Sawar, Kamis (1/8/2019).
Menurutnya, jika menagih jatah ke eks lokalisasi GS Situbondo   DN  tidak  sendiri, melainkan bersama rekannya dengan ciri ciri kurus, tinggi, kulit hitam dan bertato di lengannya.”Biasanya bersama temannya yang hitam dan bertato, namanya saya lupa, namun kadang DN itu sendirian ke sini (GS-red) ,”imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang mucikari di eks lokalisasi GS Situbondo, karena saat Sawar membayar minuman keras jenis bir itu banyak warga yang menyaksikan langsung.”Semua yang dikatakan Pak Sawar benar. Sebab saya dan warga yang lainnya juga mengetahui kalau ketua RT membayar uang bir yang di minum oknum wartawan, “ujar warga yang namanya tidak mau disebutkan.
Sementara itu, diikonfirmasi melalui telepon selulernya, oknum wartawan berinisial  DN membantah keras jika dirinya selalu menerima uang dan minta traktir minuman  bir kepada ketua RT di eks lokalisasi GS Situbondo.
“Saya memang  masih tergabung di S-One, namun tudingan ketua RT tidak benar, saya tidak pernah minta minta uang. Kalau datang kesana memang pernah,”kata DN.(fat)



Loading Facebook Comments ...