Search

Ombudsman Bantah Berpolitik Setelah Tegur Anies

Tenda PKL Tanah Abang
Tenda PKL Tanah Abang

Jakarta, reportasenews.com Ombudsman RI menepis bahwa Laporan Hasil Akhir Pemeriksaan (LHAP) terhadap konsep penataan Tanah Abang yang diberikan kepada Gubernur Jakarta Anies Baswedan adalah manuver politik.

Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengatakan, pihaknya fokus terhadap pengawasan pelayanan publik, termasuk kebijakan soal penutupan jalan Jati Baru, Tanah Abang yang berpolemik di masyarakat.

“Saya kira jauh dari anggapan bahwa kami berpolitik. Kami melihat lebih pada sejauh mana publik disusahkan oleh kebijakan pemerintah. Dan kebijakan dalam undang-undang dapat diawasi oleh Ombudsman,” kata Adrianus di kantor Ombudsman RI di Kuningan, Jakarta.

Pernyataan itu, kata Adrianus, sekaligus untuk membantah tudingan anggota DPRD DKI Jakarta yang menyebut bahwa Ombudsman berstandar ganda atau main politik. Dia menegaskan, bahwa setiap soal yang menyangkut pelayanan publik adalah domain Ombudsman.

“Kalau dibilang bukan domain kita itu saya kira soal transportasi, komunikasi di mana publik jadi pengguna dan ada negara sebagai provider atau regulator, ya saya kira itu indikator pelayanan publik,” tegas Adrianus.

Yang jelas, ucap dia, dalam kasus penutupan jalan Jati Baru, Tanah Abang, Ombudsman ingin mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya. Sebab, Ombudsman memiliki pandangan jika menyangkut pelayanan publik harus diutamakan.

“Pada dasarnya kami memiliki perspektif pelayanan publik seharusnya dapat dimuliakan, jangan diganggu yang lain-lainnya. (Keinginan) kita hanya ingin mengembalikan pedagang dan fungsi jalan raya,” Adrianus memungkasi.




Loading Facebook Comments ...