Search

Operasi Sikat Semeru 2018 Berhasil Meringkus 57 Pelaku Kejahatan

Puluhan penjahat yang berhasil diamankan Polres Gresik dalam Operasi Sikat Semeru 2018. (dik)
Puluhan penjahat yang berhasil diamankan Polres Gresik dalam Operasi Sikat Semeru 2018. (dik)
Gresik, Reportasenews.com – Sat Reskrim Polres Gresik bersama Polsek jajaran menggelar hasil tangkapan tindak pidana kejahatan dalam Opersai Sikat Semeru 2018. Operasi yang digelar selama dua pekan ini berhasil menangkap 57 tersangka dengan berbagai barang bukti hasil kejahatan.
Hal itu disampaikan oleh Waka Polres Gresik Kompol Wahyu Pristha Utama dalam jumpa pers yang digelar di halaman Mapolres Gresik, Jumat (28/9/2018) didampingi Kasat Reskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo serta para Kanit Reskrim Polsek Jajaran.

Sebanyak 57 tersangka tersebut terdiri dari 51 kasus kejahatan beragam. Mulai dari curat sebanyak 23 tersangka, curas sebanyak 3 tersangka, curanmor sebanyak 20 tersangka, perampasan sebanyak 3 tersangka, serta penyalahgunaan sajam sebanyak 8 tersangka. “Ada kasus yang paling menonjol, yakni pembobolan ATM di wilayah Kecamatan Cerme,” kata Waka Polres Wahyu.
Dalam kasus pembobolan ATM dengan modus mengganjal lubang mesin ATM dengan tusuk gigi ini, polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka bernama Heriyansah (35) tinggal di daerah Sedati Kabupaten Sidoarjo. sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran dan masuk DPO Polres Gresik.
Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil menyita uang tunai Rp 7 juta yang baru saja diambil di gerai ATM BNI, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, juga mobil Toyota Avansa yang dipakai pelaku saat beraksi.
Waka Polres Gresik Kompol Wahyu Pristha Utama menjelaskan,  komplotan pembobol ATM ini beranggotakan 4 orang. Modusnya, salah satu pelaku berpura-pura membantu nasabah yang ingin mengambil uang di ATM, sembari membawa ATM cadangan yang nantinya ditukarkan dengan milik korban.
“Kemudian korban disuruh memasukkan ATM yang telah ditukar tersebut, saat korban tidak bisa mengambil uang, korban disuruh memasukkan kembali PINnya, setelah tahu nomor PINnya, pelaku lalu bergegas pergi untuk menguras isi ATM dengan dipindahkan ke rekening penampung di tempat yang lain,” papar Waka Polres Wahyu.
Wahyu menambahkan, saat hendak ditangkap, pelaku sempat berusaha kabur dengan menancapkan gas mobilnya. Bahkan seorang petugas tertabrak ketika berusaha menghadang. “Petugas terpaksa bertindak tegas dengan melepaskan tembakan karena pelaku berusaha kabur,” tandasnya.
Bersama komplotannya, Heriyansah mengaku sudah 4 kali ini menjalankan aksi serupa. Setiap kali beraksi dia mendapatkan bagianrata-rata Rp 1 juta.
“Kami sudah empat kali beraksi, tiga di Gresik dan satu di Surabaya. Saya asli Lampung tapi ngekos di Sedati, Sidoarjo,” ungkap Heriyansah saat ditanya awak media.
Selain itu, polisi juga berhasil menangkap jambret yang sempat meresahkan warga Gresik. Para jambret ini sengaja menyasar perempuan saat berkendara di jalan dan di tempat sepi. Masyarakat diminta waspada dan berhati-hati, karena saat ini masih ada beberapa tersangka Target Operasi yang masih berkeliaran dan belum bisa ditangkap oleh tim Buser Polres Gresik. (dik)



Loading Facebook Comments ...