Search

Panik Borong Bahan Makanan Buntut Penutupan Perbatasan Saudi-Qatar

Supermarket di Doha dan Qatar sekitarnya kembali terisi bahan makanan bagi 2,5 juta penduduknya
Supermarket di Doha dan Qatar sekitarnya kembali terisi bahan makanan bagi 2,5 juta penduduknya

Arab Saudi, reportasenews.com – Dampak keras dari pemutusan hubungan diplomatik Saudi dan Qatar adalah ditutupnya akses pintu perbatasan dua negara. Penduduk yang hidup dititik perbatasan panik memborong semua bahan makanan dipasar terdekat.

Sejak dini hari penduduknya menjejalkan keranjang belanja dengan susu, air, nasi, telur dan barang penting lainnya di toko bahan makanan Qatar.

Warga Qatar panik memborong makanan di supermarket untuk persediaan makanan dan air setelah Arab Saudi, UEA dan Bahrain mengumumkan bahwa mereka akan menutup semua perbatasan darat, udara dan laut dengan negara tersebut dalam waktu 24 jam, demikian sebut kantor berita Doha.

Pelanggan terlihat memborong tumpukan makanan dan air ke dalam trolinya, didalam supermarket rak pendingin makanan tampak kosong ludes diserbu pembeli.

ScreenShot007

Pemutusan hubungan diplomatik terjadi saat Arab Saudi menuduh Qatar mendukung dan menyimpan kelompok ekstremis seperti Ikhwanul Muslimin, ISIS dan Al Qaeda dengan cara memasukkan hasutan melalui saluran media.

“Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Orang mendorong troli yang penuh dengan makanan dan air,” kata salah satu pelanggan di mal Villaggio, seperti dikutip media.

Kesibukan tersebut menyusul pengumuman sebelumnya oleh Riyadh bahwa perbatasan antara Arab Saudi dan Qatar, satu-satunya jalur darat untuk impor Qatar telah ditutup. Hampir 40 persen makanan Qatar masuk melalui jalur darat ini.

Sebagai negara bagian gurun pasir, Qatar memproduksi kurang dari sepuluh persen makanan yang dikonsumsi oleh orang-orangnya, menurut penelitian tahun lalu. Pada 2012, negara tersebut mengimpor 99,5 persen sereal, 83,4 persen sayuran, 86 persen buah, 93,6 persen daging, 95 persen kacang, dan 100 persen minyak nabati.

ScreenShot008

Penutupan perbatasan merupakan bagian dari pemotongan hubungan diplomatik dengan negara tersebut oleh Bahrain, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Yaman. Qatar dituduh oleh tetangga Arabnya mendukung kelompok teroris.

Riyadh juga telah menghentikan lalu lintas udara dan laut dengan Qatar, mendesak “semua negara dan perusahaan persaudaraan untuk melakukan hal yang sama.”

Truk yang membawa makanan ke Qatar telah berbaris melintasi perbatasan di Arab Saudi tidak dapat masuk ke negara tersebut, menurut Al Jazeera.

Satu-satunya cara emirat untuk menghindari gangguan pasokan makanan adalah dengan pengiriman udara dan laut. Namun, itu membuat logistik jauh lebih mahal dan mau tidak mau akan menaikkan harga pangan. (Hsg)




Loading Facebook Comments ...