Search

Panitia qurban Masjid Sirajul Munir Bagikan Daging Qurban Tanpa Kantong Plastik

Panitia qurban tengah mengumpulkan daging untuk dibagikan kepada warga yang berhak. (foto:das)
Panitia qurban tengah mengumpulkan daging untuk dibagikan kepada warga yang berhak. (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Panitia qurban Idul Adha 1441 H Masjid Sirajul Munir, kota Pontianak, berhasil mengumpulkan dana qurban sebesar Rp 210 juta yang kemudian dibelikan 19 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Dana ini terkumpul dari sumbangan warga yang telah dimulai sepuluh bulan sebelum hari H Idul Adha 1441 H yang jatuh pada Jumat (31/7/2020) hari ini.

Untuk tahun ini, panitia juga meniadakan kantong plastik untuk wadah daging kurban dan menyiapkan besek, daun pisang dan ember plastik,
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapreasiasi semangat panitia qurban Masjid Sirajul Munir dan luruh panitia kurban Idul Adha 1441 Hijriyah karena telah mengikuti anjuran pemerintahtidak menggunakan kantong plastik sebagai wadah untuk pembagian daging kurban.
Masyarakat yang menerima daging kurban diharapkan membawa wadah sendiri dari rumah.
“Ini tentu terobosan dan telah mengikuti anjuran pemerintah, sehingga saya melihat hari ini di Masjid Sirajul Munir, panitia telah menyiapkan besek, daun pisang dan ember plastik sebagai wadah daging qurban,” ujar Edi Kamtono, Jumat (31/7/2020).
Edi juga telah mengimbau jauh-jauh hari sesuai arahan pemerintah pusat terkait penggunaan kantong plastik sebagai wadah pembagian daging qurban.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontianak, Tinorma Butar-butar juga turut mengapresiasi semangat panitia qurban Hari Raya Idul Adha 1441 H yang telah mengikuti anjuran pemerintah meniadakan penggunaan kantong plastik sebagai wadah pembagian daging qurban kepada penerima.
“Sebagaimana yang tertuang dalam surat edaran nomor 42/DLH/TAHUN 2020, imbauan ini sudah dijalankan panitia qurban khususnya panitia Qurban Masjid Sirajul Munir yang sudah saya lihat sendiri, sama sekali tidak menggunakan kantong plastik dalam pembagian daging qurban,” ujarnya.
Tinorma mengatakan ini merupakan dalam rangka pelaksanaan program pengurangan sampah plastik sebagai sumber penghasil sampah. Diakuinya, meskipun kantong plastik dinilai lebih praktis namun juga berdampak pada lingkungan.
Betapa tidak, plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk bisa terurai.
Sementara panitia qurban Masjid Sirajul Munir, Satryo SH mengatakan tahun ini panitia telah memotong sapi qurban sebanyak 19 ekor dan 3 ekor kambing yang merupakan sumbangan qurban dari para dermawan, warga di sekitar Masjid Sirajul Munir, dan sumbangan Qurban dari Wali Kota Pontianak.
“Alhamdulillah tahun ini qurban yang kita peroleh cukup banyak, dan ini bertujuan menambahkan semangat berqurban termasuk nantinya daging qurban ini dibagikan bagi warga tak mampu dan warga di sekitar Masjid Sirajul Munir, dan berharap di tahun berikutnya semangat berqurban terus meningkat sebagai ladang pahala dan perbuatan mulia yang patut ditauladani bagi siapapun,” tutupnya. (das)



Loading Facebook Comments ...