Search

Pantang Pulang Sebelum Menang

Koordinator RSDC Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengenakan APD lengkap saat melakukan kunjungan ke salah satu pasien. (Foto. Joko Dolok)

Jakarta Reportasenews – Memasuki tahun 2021, pandemi covid-19 yang hampir menyebar di negara-negara seluruh dunia tampaknya belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Di Indonesia sendiri hingga awal Januari 2021 jumlah orang terpapar covid terus meningkat, padahal dua bulan sebelumnya tepatnya di bulan Oktober sempat menurun.

Salah satu tempat perawatan pasien covid terbesar di Indonesia bahkan di dunia adalah Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dengan standar pelayanan dan protokol kesehatan yang ketat RSDC Wisma Atlet telah banyak menyembuhkan pasien covid.

Kunjungan rutin Mayjen Tugas Ratmono ke pasien dan para nakes yang sedang bertugas. (Foto. Joko Dolok)

Ini tidaklah mudah, tentu diperlukan kerja keras dan semangat pantang menyerah kepada semua yang terlibat di RSDC Wisma Atlet dari Koordinator, Komandan Lapangan, para Tenaga Kesehatan (nakes) dan para relawan dari berbagai profesi.

Koordinator RSDC Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono menuturkan, seiring dengan peningkatan jumlah pasien, pihaknya juga akan mengantisipasi dan menyiapkan para nakes dan relawan berbagai profesi sesuai kebutuhan.

“Pada waktu terjadi peningkatan kapasitas jumlah pasien kita akan menambah jumlah perawat, dokter, dan tenaga lainnya sesuai dengan kebutuhan profesi” jelas Tugas Ratmono.

Untuk membangun semangat para nakes dan relawan Mayjen Tugas Ratmono selalu mengingatkan kepada mereka untuk selalu bekerja dengan hati dan bersungguh-sungguh dalam melayani dan menangani pasien. Salah satu yang rutin dilakukannya adalah kunjungan ke pasien dan para nakes yang tengah bekerja.

Joko Dolok dari Reportasenews menjadi relawan media di RSDC Wisma Atlet saat melakukan peliputan di Zona Merah.

Joko Dolok, reporter dari Reportasenews yang sekaligus menjadi relawan media di RSDC Wisma Atlet pun telah menjadi bagian dari relawan-relawan lainnya yang berniat membantu kesembuhan pasien sesuai dengan profesinya. Ia pun mempunyai slogan tersendiri sebagai penyemangat.

“Kami para relawan di Wisma Atlet Kemayoran, apapun bidang dan tanggung jawabnya bertujuan untuk merawat dan menjaga para pasien covid kembali sehat sediakala, kami mempunyai slogan pantang pulang sebelum menang” ujar Joko Dolok

Para relawan dari seluruh pelosok negeri ini bahu membahu tak mengenal waktu saling menguatkan dan mengingatkan akan disiplin yang baik dan benar dalam melaksankan tugasnya sesuai protap yang di buat dan ditaati.

Para nakes saat bertugas merawat pasien di RSDC Wisma Atlet. (Foto. Joko Dolok)

Saat ini pasien covid silih berganti masuk tak mengenal waktu,suara ambulance terdengar memasuki kawasan RSDC Wisma Atlet. Tower 4,5,6, dan 7 pun jadi tempat isolasi mereka yang dibatasi dengan tanda Zona Merah.

Untuk melawan pandemic ini, mari semua siapapun kita untuk selalu menjaga protokol kesehatan seperti 3M yaitu Mencuci tangan , Memakai Masker , Menjaga jarak. Selain itu juga sangat penting  menjaga imun tubuh  dengan istirahat  dan asupan makanan yang cukup.

Satu lagi yang tak kalah penting adalah tetap berpikiran positif dan bergembira, karena dengan itu mudah-mudahan kita semua bisa terhindar terpapar pandemi covid 19 ini. Untuk para pasien kita doakan semoga segera disembuhkan dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga tercinta. (Didik/Dolok)




Loading Facebook Comments ...