Search

Partai Demokrat Lolos Verifikasi KPU

Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (foto: Kompas)
Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (foto: Kompas)

Jakarta, reportasenews.com– Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP-PD) dinyatakan lolos verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai diverifikasi di Kantor DPP-PD, Wisma Proklamasi 41, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/1/2018).

KPU melakukan verifikasi faktual terhadap tiga hal yakni terkait kepengurusan inti DPP-PD, keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan, dan domisili kantor.

Dalam hal kepengurusan inti, KPU memverifikasi identitas Ketua Umum DPP-PD Susilo Bambang Yudhoyono, Sekjen DPP-PD Hinca Pandjaitan, dan Bendahara Umum DPP-PD  Indrawati

DPP-PD dinyatakan lolos proses verifikasi faktual setelah sejumlah pengurus perempuan DPP-PD hadir dan menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Tanda Anggota (KTA). Sehingga menggenapi syarat 30 persen keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai.

Komisioner KPU Viryan menyampaikan KPU mengapresiasi kebijakan dan komitmen pengurus Partai Demokrat, perwakilan perempuan 30 persen telah selesai dan terpenuhi. Berdasarkan absensi ada lebih dari 100 perempuan menjadi Pengurus DPP-PD.

“kami hormati dan apresiasi, khususnya (jumlah) pengurus perempuan,” ujarnya.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menyampaikan kelegaan setelah Demokrat lolos verifikasi faktual KPU. Hinca mengaku telah memerintahkan seluruh pengurus di daerah untuk membantu verifikasi KPU. Ini sesuai arahan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

“Atas nama pengurus terima kasih atas kerja kita hari ini. Dengan demikian tugas kita di DPP telah selesai, tapi kita mulai besok pagi akan memonitor verifikasi di tingkat DPD dan DPC hingga 100 persen. Seluruh kader mendukung penuh kerja KPU dan Bawaslu,” ucap Hinca.

Setelah proses verifikasi faktual selesai, Ketua Umum Demokrat SBY memberikan arahan kepada seluruh pengurus untuk siap menghadapi Pemilu 2019. (tat)




Loading Facebook Comments ...