Search

Pasca Tragedi Miras Maut, Belasan Pemabuk Diamankan

Petugas saat mengamankan muda mudi yang tengah pesta miras di kota santri Gresik. (dik)
Petugas saat mengamankan muda mudi yang tengah pesta miras di kota santri Gresik. (dik)
Gresik, reportasenews.com – Seakan tak mau kecolongan lagi, Polres Gresik beserta jajaran kian gencar menggelar operasi pasca tragedi miras maut yang mengakibatkan tiga pemuda kota santri meregang nyawa.
Alhasil, upaya jajaran kepolisian ini ternyata tidak sia-sia. Meski berjuluk kota santri, ternyata masih banyak warga Gresik yang kedapatan menenggak minuman keras (miras). Bahkan, ada sejumlah pemuda yang justru nekat melakukan pesta miras.
Berdasarkan data dari Humas Polres Gresik menyebutkan, Polsek Kedamean berhasil mengamankan 7 tersangka yang kedapatan tengah menggelar pesta miras, Polsek Cerme 2 tersangka, Polsek Balongpanggang 2 tersangka dan Polsek Duduk Sampeyan berhasil meringkus dua pemabuk.
Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro ketika dikonfirmasi Senin (3/9/2018) membenarkan jika Polres beserta jajarannya tengah gencar menggelar operasi miras. Sebab, peredaran miras mendapatkan atensi lebih. Seluruh anggota diminta tetap siaga. Baik dari unsur Satuan, Unit maupun Polsek jajaran. “Jangan ada lagi miras yang dijual di wilayah Gresik,” tegasnya.
Operasi akan digelar rutin. Waktu dan tempatnya ditentukan secara acak. Bisa akhir pekan atau bahkan setiap hari. Wilayah operasi tidak hanya di daerah kota. Perbatasan utara dan selatan juga akan disisir. Semuanya akan dirazia untuk menekan gerak penjual dan peredaran miras di wilayah hukum Polres Gresik.
Kendati begitu, alumnus Akpol 1998 itu memastikan tidak ada penjual miras di kota santri. Semua penjual berasal dari luar kota. Meski demikian, seluruh jajaran diminta tetap melakukan antisipasi. Jangan biarkan penjual beroperasi di wilayah Gresik. “Jika kedapatan menjual ataupun menenggak miras, kami akan melakukan tindakan tegas,” pungkas perwira dengan dua melati di pundak itu. (dik)



Loading Facebook Comments ...