Search

Pasien Katarak di Situbondo Membludak 

Warga yang akan mengikuti opreasi katarak. (foto:fat)
Warga yang akan mengikuti opreasi katarak. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Kegiatan sosial yang dilaksanakan Lembaga Pemberdayaan  Masyarakat Merangkul Rakyat Kecil (LPM Merak) Situbondo,  mendapat respon dari warga Kabupaten Situbondo.

Bahkan, saat ini, jumlah pasien yang menjalani  operasi katarak gratis  terus membludak, karena  dalam satu hari, sedikitnya  ada 50 pasien tambahan yang datang  ke GOR Situbondo, tempat pelaksanan kegiatan sosial pengobatan mata gratis LPM Merak Situbondo.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Merangkul Rakyat Kecil (LPM Merak), Kamarul Muniri mengatakan, pada pemeriksaan mata dan operasi katarak sebelumnya, jumlah pasien sesuai dengan yang terdata. “Namun,  kali ini, animo masyarakat cukup tinggi, sehingga setiap sedikitnya ada 50 pasien tambahan,”ujar Kamarul Muniri, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, dengan banyaknya pasien katarak tambahan setiap hari, pihaknya tidak bisa menolak masyarakat yang datang untuk periksa mata. Apalagi mereka sudah lanjut usia. Karena itu, pelaksana tetap melayaninya. “Apalagi mereka datang jauh-jauh, kasian kalau ditolak,” katanya.

Lebih jauh pria yang akrab dipanggil Arul itu menambahkan, peningkatan jumlah pasien katarak juga disebab karena setelah melakukan pemeriksaan mata ada yang mengalami katarak. “Sehingga mau tidak mau, diarahkan untuk operasi,” jelasnya.

 Arul menerangkan, pasien pemeriksaan mata atau pemberian kaca juga over kapasitas. Dia mencontohkan warga yang datang pada Kamis (07/02) lalu. dari target 800 orang yang diperiksa, tembus 900 orang. “Jadi, lebih sampai seratus orang,” tambahnya.

Dari fakta itu, pada pemeriksaan mata dan operasi katarak kali ini, diperkirakan jumlah pasien naik hingga 20 persen dari kuota. Dia berharap, seluruh masyarakat bisa terlayani dan mendapatkan penanganan maksimal.
Tetapi, Arul memprediksi, tidak semua masyarakat bisa dilayani pada pemeriksaan mata dan operasi katarak.

Dia menerangkan, panitia keterbatasan fasilitas sehingga tidak memunginkan untuk diterima semuanya. “Tidak bisa kalau dipaksakan,” katanya.

Dia menyadari, pasti ada masyarakat yang kecewa jika tidak bisa dilayani. Tetapi, pihaknya akan berusaha menjelaskan dengan cara yang baik. “Pasti ada yag tidak puas, tetapi tergantung cara menyampaikannya,” ujar Arul.

Dengan menolak peserta, bukan berarti tidak bisa mendapatkan pelayanan. Arul menerangkan, LPM Merak akan kembali melaksanakan kegiatan yang sama pada tahun ini. “Kita jadikan sebagai peserta tunggu. Mereka akan ikut pada pemeriksaan bulan berikutnya,” pungkas Arul. (fat)




Loading Facebook Comments ...