Search

Paska Banjir, Empat Anak Terjangkit Penyakit DBD di Desa Wonorejo

Petugas melakukan fomigasi untuk mencegah penyakit DBD (foto:fat)
Petugas melakukan fomigasi untuk mencegah penyakit DBD (foto:fat)

Situbondo,reportasnews.com – Paska banjir yang merendam puluhan rumah  pada dua dusun di  Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, sebanyak empat anak terjangkit penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Namun, hingga  kini, empat bocah yang terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut, mereka masih menjalani rawat inap di Puskesmas Wongsorejo, Banyuwangi, dengan kondisi awal demam tinggi, yang disertai adanya bintik-bintik di sekujur tubuhnya.

Sebanyak empat bocah yang terjangkit penyakit DBD tersebut, mereka berasal dari dusun yang berbeda, yakni berasal dari  Dusun Jelun dan Dusun Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.

Mengantisipasi penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut, petugas Puskesmas Banyuputih, langsung melakukan fogging atau pengasapan di rumah warga yang tersebar pada Dusun Jelun dan Dusun Kendal, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih tersebut.

Agus Sukamto, salah seorang petugas Puskesmas Banyuputih, Situbondo mengatakan, setelah mendapat laporan adanya empat terjangkit penyakit DBD, petugas  langsung melakukan fogging atau pengasapan.

“Dengan tujuan, untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi agar warga selalu menjaga kebersihan dlingkungannya pada musim hujan seperti ini,”kata Agus Sukamto.

Menurutnya, selain melakukan fogging dan menghimbau agar menjaga kebersihan dlingkungannya masing-masing, pihaknya juga melakukan sosialisasi tentang progam 3 M, yakni mengubur, menguras dan menutup.”Agar penyakit DBD tidak menyebar di Desa Wonorejo,”pungkasnya.(fat)

 




Loading Facebook Comments ...