Search

Patroli Dialogis Gabungan Ciptakan kondisi Aman dan Tertib Jelang Pilpres 2019

Polisi  bersama TNI dan aparatur  Desa Kuala Ambawang melalukan patroli dialogis gabungan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang. (foto:das)
Polisi bersama TNI dan aparatur Desa Kuala Ambawang melalukan patroli dialogis gabungan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com, – Jelang pelaksanaan pemilu 2019, polisi bersinergitas TNI dan aparatur  Desa Kuala Ambawang melalukan patroli dialogis gabungan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Sungai Ambawang.
“Gangguan keamanan dan ketertiban sekecil apapun harus tetap diatasi dan direspon dengan cepat, ini demi terjaminnya rasa aman dan ketertiban  menjelang Pilpres dan Pileg 2019 yang semakin dekat,” kata Kanit Reskrim Polsek Ambawang, Ipda Elisa Panjaitan, Kamis (21/2).
Ipda Elisa Panjaitan mengungkapkan gangguan kamtibmas di wilayah Ambawang relatif sangat kondusif. Sejak Januari 2019 sampai saat ini jumlah laporan yang tercatat di unit Reskrim Polsek Ambawang, ada 3 kasus, dan 2 diantaranya terungkap yaitu kasus pencurian dan penggelapan tersangkanya  di  tahan di Polsek Ambawang.
“Dibandingkan tahun 2018, rata-rata perbulan kasus terjadi 5 sampai 6 kasus tiap bulan,” ujarnya.
Untuk  menjaga situasi terkendali ini, unit Reskrim Polsek Ambawang membuat inovasi yang belum pernah di lakukan di Kecamatan Ambawang yaitu patroli dialogis ke parit  Yakob, dimana parit Yakob sering mendapat stigma.
 “Sering orang bilang, Parit Yakob ini adalah kampung Beting kedua,  Saya selaku kanit  reskrim Ambawang tidak mau mendengar stigma tersebut, dan membuktikannya melalui patrol dialogis dan melihat secara nyata kehidupan masyarakat disana, agar kita buat sudut pandang yang positip kampung Parit Yakob bersahaja,” harapnya.
Kedepannya melalui patroli dialogis yang santun, keberadaan TNI/polri dan desa dapat memberikan pelayanan serta memberikan perlindungan kepada warga.
“Kegiatan ini akan rutin kita lakukan dan melihat situasi gangguan kamtibmas. Kegiatan patroli dialogis disambut sangat positif masyarakat,” ucapnya.
Patroli dialogis gabungan ini diawali apel gabungan di markas Koramil  yang dipimpin koramil kemudian dilanjutkan oleh Kanit reskrim mengenai tehnis dan pola pelaksanaannya, yaitu prepentif dan persuasif. Jumlah personil Polri yang ikut serta 25 orang, koramil 10 orang, dan kepala desa.
“Kegiatan ini bukan penegakan hukum, dan hanya patrialis dialogis yang intetaktif dengan masyarakat,” pungkasnya. (das).



Loading Facebook Comments ...