Search

Paus Kogoya Ajak Masyarakat Laksanakan Pilkada dengan Damai

Paus Kogoya,SIP (Ketua Adat wilayah Lapago
Paus Kogoya,SIP (Ketua Adat wilayah Lapago

Jayapura, reportasenews.com – Papua Tanah damai dan tanah yang diberkati Tuhan, oleh sebab itu, Kesejahteraan adalah jawaban akhir atas kesenjangan yang terhadi Inilah yang diharapkan semua masyarakat. Meski jalan menuju cita-cita itu kian berliku, namun dibutuhkan seorang pemimpin yang teladan dan berpihak kepada rakyat

Begitulah yang diharapkan Paus Kogoya,SIP saat diwawancarai Wartawan di Kota Jayapura usai kunjungan kerjanya bersama 4 tokoh masyarakat adat Papua di Mapolda Papua belum lama ini.

Mengingat tak lama lagi Papua akan melaksanakan pemilihan bupati (Pilbup) dan pemilihan gubernur (Pilgub), tokoh masyarakat adat wilayah Lapago ini mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menyerukan Pilkada Damai 2018 tanpa adanya sengketa dan pertikaian yang berujung pada korban.

“Saya mengajak seluruh masyarakat wilayah adat Lapago dan juga seluruh warga Papua mengingat sebentar lagi kita akan menghadapi Pilkada: mari kita mendukung mereka (para kandidat Pslon) dan dalam Pilkada tidak ada sesuatu yang terjadi. Kita laksanakan Pilkada dengan sejuk dan damai supaya tidak ada permusuhan di dalam hidup kita,” ujar Paus Kogoya kepada para pembaca sekalian.

Meskipun perang antar suku kerap terjadi disepanjang sejarah pelaksanaan Pilkada di Papua, namun Paus dengan tegas menolak persepsi yang menempel di benak masyarakat itu. Dikatakan, bahwa jaman sudah berubah, biarlah hukum dan peraturanyang menata hidup masyarakat untuk tertib.

“Perang suku sudah menjadi tradisi tetapi tidak bisa dikatakan tradisi karena saat ini jaman sudah moderen dan ada hukum yang mengaturnya, kita kedepankan itu dan menjadi tanggungjawab kita bersama karena Papua adalah tanah kelahiran dan tempat kita dibesarkan,” Tuturnya.

Mereka berdua ini (Lukas Enembe dan Jhon Wempi Weitipo), lanjut Paus, adalah sama-sama anak sekaligus adek kami. Mereka merupakan putra terbaik dari Papua yang akan memimpin kita. Mereka bukan milik sekelompok golongan atau keluarganya lagi, tetapi Pemimpin yang akan bekerja untuk bangsa dan negara, juga buat kita semua.

Dirinya juga meminta pihak pemerintah mendukung langkah para tokoh adat di wilayah Papua untuk melaksanakan tugas partisipatifnya mensosialisasikan Pilkada Damai melalui Forum Pembaharuan Kebangsaan Provinsi (FPKP) Papua. “Kami para pengurus forum ingin turun di 10 wilayah adat untuk bertemu dengan para Kepala Suku, tetapi kami terkendala dengan dana karena kami tidak mempunyai sumber dana yang jelas,” jelas Paus yang juga sebagai pengurus dalam forum itu.

Selain itu, pihaknya menghimbau kepada pihak penyelenggara Pilkada baik KPU serta Bawaslu untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya.  Paus pun berharap, agar proses pembangunan yang saat ini sedang berlangsung di Papua bersamaan dengan tahapan Pilgub ini tetap aman dan lancar, sesuai dengan yang diinginkan masyarakat Papua. “Kita harus bangkit, mandiri, sejahtera dan mencerdaskan. Hal ini harus kita wujudkan melalui Pilkada Damai,” harap Paus di akhir wawancara. ( riy )

 




Loading Facebook Comments ...