Search

Pemkot Depok Keluarkan Status Tanggap Bencana Covid-19

Dadang Wihana. (foto:ist)

Depok,reportasenews.com  – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyatakan status tanggap darurat bencana virus corona atau Covid-19. Langkah tersebut diambil setelah dikeluarkannya Surat Keterangan (SK) Walikota Depok No.360/137/Kpts/DPKP/Huk/2020 tentang penetapan status tanggap darurat bencana virus corona di Kota Depok.

“Kami mengharapkan masyarakat tetap tenang. Ikuti anjuran pemerintah pusat, provinsi, maupun kota terkait pencegahan virus corona,” ucap Wakil Ketua Tim Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Pemkot Depok, Dadang Wihana di Depok, Kamis (19/3/2020).
Status tanggap darurat bencana virus corona di Kota Depok, dijelaskan dia, berlaku sampai 29 Mei 2020 atau selama 73 hari. Atas hal itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Depok untuk tidak bepergian keluar (Depok) terkecuali ada kepentingan yang mendesak.
Masih kata Dadang, langkah yang diambil pemerintah bukan berarti mengunci atau mengisolasi masyarakat. Tetapi langkah tersebut bertujuan agar penyebaran virus Covid-19 tidak semakin meluas. “Kalau kita melihat perkembangan corona dari waktu ke waktu Pemkot Depok sangatlah serius menanganinya. Maka itu masyarakat jangan panik,” ujarnya.
Dadang memastikan terkait ketersediaan bahan kebutuhan pokok atau sembako di pasar tradisional ataupun modern yang ada di Kota Depok masih dalam kondisi aman dan tidak ada lonjakan kenaikan harga. Karena sejak dikeluarkannya surat edaran Walikota tentang Siaga Intensif Corona Virus Disease Covid-19 Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok melakukan pemantauan dua hari sekali ke seluruh pasar tradisional maupun modern yang ada di kota ini. “Kami tegaskan sekali masyarakat tak perlu panik, jangan menimbun bahan-bahan pokok, berjalanlah seperti biasanya,” pungkasnya. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...