Search

Pemkot Depok Kembali Tertunda Buang Sampah ke Lulut-Nambo

Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad (foto:ltf)
Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad (foto:ltf)

Depok,reportasenews.com  – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk membuang sampah ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut-Nambo di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali tertunda. Hal itu dikarenakan mesin pengelolaan waste to energy yang dapat mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara baru akan selesai akhir tahun ini.

“Bukan gagal, ditunda. Pembangunan fisik untuk mesin pengelolaan waste to energy baru beres akhir tahun 2019 ini,” kata Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad di Sawangan, Depok, Rabu (13/2/2019).
Idris menuturkan TPPAS Lulut-Nambo yang dikelola Pemprov Jabar tak bisa digunakan selama pembangunan mesin pencacah belum rampung. Desember 2018 lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah melakukan grounbreaking TPPAS Lulut-Nambo.
“Sesuai dengan Perda yang ada TPA Nambo baru dapat dimanfaatkan kalau mesin pencacah sudah selesai. Itu permasalahannya,” imbuhnya.
Idris menilai Pemprov Jabar kurang teliti mengenai perjanjian selaku pengelola dengan perusahaan yang menangani pembuatan mesin. Namun dirinya tetap optimis untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang sudah lama mengalami kelebihan kapasitas lantaran telah menandatangani nota kesepahaman.
“Menurut saya Pemprov Jabar kurang teliti dalam perjanjian. Perusahaan sudah menjanjikan sumur yang ada digunakan untuk pembuangan sampah empat wilayah. Itu janjinya, itu tertuang dalam MoU. Makanya kami optimis,” ujarnya.
Padahal untuk pembuangan sampah ke TPA Lulut-Nambo Pemkot Depok telah menganggarkan sebesar Rp 11 miliar selama satu tahun. (jan/ltf)



Loading Facebook Comments ...