Search

Pendidikan di Situbondo Lebih Maju, Dibandingkan Tiga Tahun Lalu

Bupati  Dadang Wigiarto, saat menjadi Irup peringatan Hardiknas  Tahun 2018 di Alun-alun Kota Situbondo. (foto:fat)
Bupati Dadang Wigiarto, saat menjadi Irup peringatan Hardiknas Tahun 2018 di Alun-alun Kota Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Pendidikan di Kabupaten Situbondo lebih maju dari tiga tahun lalu. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Dadang Wigiarto, saat menjadi inspektur upacara (Irup) pada peringatan  Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2018 di Alun-alun Kota Situbondo, Rabu (2/5).

“Kita berdiri di tempat ini dalam rangka memperingati Hardiknas  bukan sekedar acara seremonial saja, namun kita harus meneladani perintis pendidikan Indonesia. Ki Hajar Dewantoro berjuang untuk mensetarakan pendidikan kita dengan pendidikan di negara lain. Itupun dilakukan  pada jaman koloneal Belanda. Oleh karena itu, melalui momen ini, ayo kita berlomba-lomba menajukan pendidikan di Situbondo, ,” ajak  Bupati Dadang Wigiarto, kepada peserta upacara.

Menurut Bupati Dadang,  pada era digitalisasi saat ini, semuanya daerah harus berlomba-lomba berinovasi dalam meraih prestasi dalam bidang pendidikan.  “Pada saat ini, kita harus mengedepankan dan   memanfaatkan teknologi pendidikan, mamun  jika mengesampingkan teknologi pendidikan,  maka jangan harap pendidikan  akan maju di Kabupaten Situbondo,”bebernya.

Pengetahuan teknologi digitalisasi tiga tahun yang lalu di Kabupaten Situbondo masih rendah. Namun seiring dengan perkembangan jaman, Kabupaten Situbondo terus mengejar ketertinggalannya. Bahkan,  berkat kerja keras para pejabat maupun staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Situbondo,  ketertinggalan teknologi digitalisasi terus berkembang dan sudah mampu bersaing dengan daerah daerah maju di Provinsi Jawa Timur.

“Persaingan antar daerah menggunakan teknologi digitalisasi semakin ketat, tapi Alhamdulillah Kabupaten Situbondo saat ini sudah mampu bersaing dengan kabupaten lain. Ini dibuktikan dengan adanya 200 aplikasi digital di lingkungan kantor birokrasi Kabupaten Situbondo maupun di sekolah sekolah dan Insya Allah tahun depan UNBK 100 persen terselenggara di Kabupaten Situbondo, “kata Bupati Dadang.

Bupati Dadang menegaskan, dalam menghadapi era globalisasi dan digitalisasi, dalam waktu dekat, Pemkab Situbondo akan meresmikan intelegensi internet. “Sekarang dunia pendidikan Situbondo sudah lebih maju ketimbang tiga tahun  lalu. Para pelajar di Kabupaten Situbondo sudah bisa mengikuti perkembangan teknologi digitalisasi dengan baik. Semuanya sudah menggunakan teknologi yang modern. Oleh karena itu, saya minta kepada Dispendikbud agar terus mengikuti perkembangan teknologi digitalisasi,” himbau Bupati Dadang.

Lebih  jauh Bupati Dadang menambahkan, karena seiring bertambahnya waktu, teknologi  cerdas makin berkembang. Bahkan,  berbagai teknologi digitalisasi sudah mengalami kemajuan yang cukup membanggakan.  Meski  proses pembelajaran di Situbondo belum mencapai 100 persen menggunakan digitalisasi, tapi sejumlah sekolah di Kabupaten Situbondo sudah meninggalkan alat tulis dan alat peraga manual.

”Saat ini, para siswa sudah menggunakan alat peraga komputer dan sejenisnya dan para guru juga menggunakan komputerisasi. Siswa sudah tidak perlu lagi mencatat, tapi siswa bisa menyimpan pembelajaran yang disampaikan oleh guru di komputer atau laptop. Interaksi antara guru dengan siswa sudah bisa dilakukan secara online,” pungkasnya.(fat)

 




Loading Facebook Comments ...