Search

Pengedar Sabu di Pegunungan Tengah Papua Ditangkap

Kasat Narkoba Polres Jayapura Kota AKP Agus Tianto didampingi Paur Humas Polres Jayapura Kota saat menunjukan Barang Bukti dan pelaku YR alias Andin (43) di Mapolresta Jayapura Kota. (foto : riy)
Kasat Narkoba Polres Jayapura Kota AKP Agus Tianto didampingi Paur Humas Polres Jayapura Kota saat menunjukan Barang Bukti dan pelaku YR alias Andin (43) di Mapolresta Jayapura Kota. (foto : riy)

Jayapura,reportasenews.com – Anggota Reserse Narkotika Polres Jayapura Kota berhasil membekuk pengedar narkotika jenis sabu di wilayah Pegunungan Tengah Papua, Jumat (13/10).

Dari tangan pelaku petugas Res Narkoba Polres Jayapura Kota berhasil mengamankan lima paket sabu seberat 5 gram yang diselipkan di dalam sebuah buku agenda yang dikirim melalui jasa pengiriman barang.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota, Ajun Komisaris Polisi Agus Tianto menuturkan pelaku di tangkap di Kabupaten Jayawijaya setelah menerima paket kiriman disalah satu jasa pengiriman di Kota Wamena.

“Pelaku ditangkap di depan kantor jasa pengiriman usai mengambil paket kirimannya,”ungkap AKP Agus saat di damping perwira rusan Humas Polres Jayapura Kota saat menunjukan barang bukti dan pelaku, Jumat (13/10) siang.

Lebih lanjut kata Agus menjelaskan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui barang haram itu dibelinya dari salah satu pelaku yang berada di Pare-Pare Sulawesi Selatan dan sudah kedua kalinya barang haram itu diedarkan di seputaran Jayawijaya.

“Barang haram itu dibeli seharga Rp.1,8 juta per paketnya di Makassar dan uang yang dipakai untuk membeli merupakan uang dari hasil pentungan dengan pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran anggota Sat Narkoba Polres Jayawijaya, dan rencananya barang haram itu dijualnya dengan harga 4 sampai 5 Juta Rupiah perpaket,”Tuturnya.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman Pidana Penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (riy)




Loading Facebook Comments ...