Search

Pengunjung Pasar Teratai Pontianak Diperiksa Swab

Petugas tengah memeriksa swab salah seorang penunjung pasar Teratai,Pontianak. (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Pemeriksaan kesehatan dan pengambilan uji sampel swab di gelar Puskesmas Perum Satu dibantu Polsek Pontianak Barat dan Koramil Pontianak Barat di pasar Teratai, Sabtu (12/9/2020) pagi tadi. Kegiatan ini juga sekaligus mencanangkan gerakan wajib pakai masker di kalangan masyarakat.


Kepala PTD Puskesmas Pontianak Barat, Martiningsih mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis seperti pengecekan gula darah dan tekanan darah dilakukan secara gratis kepada pengunjung dan pedagang di pasar Teratai. Selain itu pihaknya mengajak masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid 19 sesuai peraturan Perwa nomor 58 tahun 2020 untuk mewajibkan masyarakat selalu menggunakan masker.

“Kami mengadakan gerakan wajib pakai masker sesuai dengan perwa nomor 58 tahun 2020 untuk memutus mata rantai penularan Covid 19, ” kata Martiningsih.

Karena itu masyarakat harus aktif menggalakkan gerakan 4 M, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, dan menghindari kerumunan.

Sementara Camat Pontianak Barat, Ibrahim mengatakan kegiatan ini dalam rangka gerakan nasional memakai masker dengan sasaran pedagang dan pengunjung.

“Ini kegiatan dadakan, dan saya melihat 95 persen masyarakat sudah taat pakai masker, jaga jarak dan saat berbelanja mereka sebentar, tidak bersalaman, dan ini sudah terlihat kesadaran masyarakat,” ujar Ibrahim.
Sementara Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson merilis adanya tambahan kasus Covid 19 di Kalimantan Barat berjumlah 11 kasus per tanggal 12 September 2020.

“Konfirmasi baru  ada 11 orang, di Kabupaten Sintang  5 orang, Kota Pontianak 4 orang, Kota Singkawang  1 orang dan luar wilayah 1 orang,” sebutnya.

Sementara kasus Covid 19 yang sembuh  2 orang (kota Pontianak  1 orang dan  Kabupaten Kapuas Hulu 1 orang) dengan jumlah sampel diperiksa sebanyak 514 orang, dengan hasil Positif  11 orang, hasil negatif 486 orang dan running ulang  15 orang.

“Masyarakat diminta harus lebih berhati-hati, tetap jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan, karena sekarang makin banyak kasus Covid 19 yang orang tanpa gejala dan klaster keluarga serta klaster sekolah, karena itu mari pakai masker dan kucilkan mereka yang tidak pakai masker,” ucap Harisson. (das)




Loading Facebook Comments ...