Search

Pensiun Dari Jurnalis, Erwin Sukses Menjalani Bisnis Durian

Erwin Hadi (kiri) dan Iwa Kusuma (foto: han)
Erwin Hadi (kiri) dan Iwa Kusuma (foto: han)

Jakarta,reportasenews.com – Setelah puluhan tahun malang melintang di dunia jurnalis, Erwin Hadi, seorang jurnalis kawakan baik di media cetak maupun elektronik akhirnya mengubah profesinya untuk menekuni bisnis durian. Satu hal yang jauh berbeda dengan latar belakang dirinya sebagai seorang jurnalis sang pemburu berita.

Keputusannya diambil bukan tanpa alasan, Pria berusia 51 tahun ini  lebih memilih berbinis durian hal itu dikarenakan ia mulai merasa jenuh dengan dunia jurnalis.  Selain alasan itu, pria berdarah Minang ini juga  menyukai dengan hal-hal baru dalam hidupnya. “Ya saya mulai merasa lelah dan jenuh dengan dunia jurnalis, maka saya coba dengan menekuni bisnis durian, ini tantangan baru  buat saya”, kata Erwin.

Pria yang baru dikarunia satu anak ini mengawali bisnis duriannya bersama dengan sahabatnya lamanya bernama Iwa Kusuma, seorang pensiunan anggota Resmob Polda Metro Jaya dengan membuka lapak durian di Jalan Baru, Bogor. Lapak berukuran sektar 6 x 6 meter ini di beri nama Wa-win Durian. “Wawin itu kepanjangan dari Iwa dan Erwin kata Erwin sambil tertawa.

Ave (kiri) dan Rina Yulianti , penggemar Wa-win Durian. (foto: han)

Ave (kiri) dan Rina Yulianti , penggemar Wa-win Durian. (foto: han)

Dilapak inilah Erwin mulai menjual berbagai jenis durian diantranya Durian Montong Sulawesi, Bali , Sumatra dan Cilacap. ”Tadinya sempat jual durian dari Thailand dan Malaysia, tapi harganya gak kejangkau terlalu mahal. Jadi sekarang saya memlilih jenis lokal saja, selain harganya terjangkau, pasokannya juga lancar. Dan yang pasti rasanya gak kalah nikmat ” ujar pria kelahiran tahun 1966 ini.

Untuk memberikan kepuasan para pelanggannya Erwin bersama sahabatnya Iwa memberikan garansi kalau durian yang dijualnya ada yang tidak bagus akan diganti dengan yang baru. “Kalau ada satu biji saja yang busuk silahkan balikin dan akan saya ganti dengan yang baru”.  terang Erwin. Dengan garansi yang diberikan itu bisnis durian Erwin bersama sahabatnya samakin laris manis, karena pelanggannya merasa puas dengan layanan yang diberikan olehnya.

Suasana di lapak Wawin Durian Jalan Baru No 14 Bogor. (foto:han)

Suasana di lapak Wawin Durian Jalan Baru No 14 Bogor. (foto:han)

Menurutnya, berjualan durian itu tidak ada ruginya dan tidak ada yang terbuang cuma-cuma semuanya bisa terjual.  Untuk menyiasatinya sebelum durian menjadi busuk, duren langsung dikupas dan masuk lemari es (frezer), dan sudah ditunggu oleh pedagang es krim.  “Dengan metode khusus, nggak ada yang nggak kejual semua bisa terjual. Bahkan kulit duren sudah ada yang menampung jadi gak perlu lagi biaya buat buang sampahnya. Terang Erwin.

Untuk mengembangkan bisnisnya, pria ramah dan murah senyum ini mulai membuka cabang baru di beberapa lokasi, diantaranya di Perumahan Yasmin, di Jalan Dr Semeru, Jalan Sudirman dekat Istana Bogor dan di Bintaro,  Jalan Puri Palem Raya Jakarta Selatan. “Alhamdulillah kurang dari tiga bulan Wawin Durian sudah mempunyai lima cabang. Mudah-mudahan dengan telah dibukanya beberapa cabang kami di kota bogor dan Jakarta akan lebih mudah dijangkau oleh para pecinta durian”.  ujar Erwin.

Salah seorang penggemar Wa-Win Durian. (foto:han)

Salah seorang penggemar Wa-Win Durian. (foto:han)

Sukses dengan strategi marketingnya kini Erwin bersama sahabatnya Iwa kini mulai  mengembangkan bisnisnya dengan menawarkan waralaba atau francise bagi siapa saja yang memiliki modal usaha dan lokasi. Dengan sistem ini Ia akan menjamin pasokan dagangan, sistem penjualan, dan layanan konsumen yang terstandardarisasi. Seragam. “Kayak minimarket yang sudah terstandarisasi itu. Di mana pun beli duren, dengan logo saya, akan mendapatkan rasa dan layanan sama, ” terang Erwin.

Pensiunan wartawan televisi swasta nasional ini bahkan menjanjikan, jika lokasinya tepat dan pengaturan keuangannya benar, investasinya kembali dalam sebulan. Dikatakannya saat ini sudah partner yang mau franschise di daerah Bintaro dan akan menyusul di daerah Depok dan beberapa wilayah lainnya. (han)




Loading Facebook Comments ...