Search

Penyidik Tipikor Polres Situbondo,  Akan Minta BPKP Audit Khusus RSUD Besuki

Karyawan RSUD BEsuki saat melakukan aksi demo. (foto:fat)
Karyawan RSUD BEsuki saat melakukan aksi demo. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Untuk mengungkap dugaan korupsi dr Budiono, mantan direktur Rumah Sakitt Daerah (RSD) Besuki, Situbondo, unit Tipikor Polres Situbondo,  akan meminta secara khusus Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim,  untuk melakukan audit terhadap penggunaan keuangan RSD Besuki, Situbondo.
Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Masykur mengatakan, jika  audit oleh BPKP akan dilakukan,  setelah penyidik Polres Situbondo melengkapi data-data penyelidikan tentang dugaan korupsi di RSD Besuki.“Akan memperbanyak data dulu, setelah itu kita minta BPKP untuk audit,” kata AKP Masykur, Rabu (5/9/2018).
Menurutnya, pihaknya  belum bisa memastikan kapan data lidik lengkap dan bisa ditindaklanjuti audit BPKP, karena tipikor, membutuhkan waktu yang cukup lama. “Bisa bertahun-tahun. Paling lambat lima atau enam bulan,”bebernya.
Apalagi Unit Tipikor Polres Situbondo  tidak menangani satu kasus itu saja. Masih ada kasus lain yang sedang ditangani. Tindak pidana korpusi pada tahun 2016 dan tahun 2017 masih ada yang harus diselesaikan.
Masykur  menjelaskan, pihaknya masih melakukan lidik terhadap berkas-berkas yang dibawa dari RSD Besuki beberapa waktu lalu. Tahap penyelidikan masih cukup lama. “Jadi belum ada kesimpulan apapun dari kami terkait kasus yang terjadi di sana,” tambahnya.
Lebih jauh Maskur menegaskan, polisi akan melaksanakan proses penyelidikan dengan profesional. Hingga pada saatnya nanti, semunya akan terlihat terang benderang. “Tetapi sekali lagi, butuh waktu bertahun-tahun untuk kasus tipikor. Tidak seperti pidana umum lainnya,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan karyawan RSD Besukji, melakukan aksi mogok kerja dan menuntut dr Budiono mundur dari jabatannya sebagai direktur RSD Besuki, karena diduga menyalahkan gunakan keuangan, untuk kepentingan pribadi.(fat)



Loading Facebook Comments ...