Search

“Perang” Spanduk Jelang Pendaftaran Capres Cawapres

Salah satu spanduk yang terpampang di jalan S Parman Jakarta Barat. (foto. ist)
Salah satu spanduk yang terpampang di jalan S Parman Jakarta Barat. (foto. ist)

Jakarta, Reportasenews.com – Menjelang pendaftaran calon presiden dan  wakil presiden  bulan agustus mendatang, di wilayah Jakarta sudah diramaikan dengan spanduk-spanduk dukungan terhadap calon yang akan berkompetisi. Sepanduk dukungan, baik kepada Jokowi maupun Prabowo sudah marak di beberapa titik strategis.

Salah satunya terlihat di  jalan S Parman, Jakarta Barat, tepatnya di depan central park  terpasang dukungan etnis Tionghoa Indonesia yang bertuliskan “Kamis Etnis Tionghoa Indonesia Mendukung Ganti Presiden 2019.

Sementara spanduk dukungan dari etnis Tionghoa yang lain  terpampang di jalan  Merdeka Barat, Jakarta Pusat dengan bertuliskan “Kami Warga Tionghoa Indonesia Mendukung Jokowi 2 Periode.

Spanduk dukungan kepada Jokowi terpasang di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. (foto.ist)

Spanduk dukungan kepada Jokowi terpasang di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. (foto.ist)

Saling klaim dukungan dari etnis Tionghoa bermula saat Lieus Sungkharisma mengatasnamakan etnis Tionghoa seluruh Indonesia mendeklarasikan aksi tagar  #2019 Ganti Presiden di Café Kopi Oey, jalan Gajah Mada,Jakarta Barat, Mei lalu.

Atas perbuatan Lieus Sungkharisma tersebut,  kelompok masyarakat etnis Tionghoa Indonesia lainnya seperti Forum Tionghoa Nusantara,  Forum Masyarakat Kalbar Peduli dan yang lainnya mengeluarkan pernyataan sikap, pemprotes pernyataan Lieus.

Forum Indonesia Jaya bahkan mensomasi yang bersangkutan untuk segera minta maaf dalam waktu 2 x 24 jam sejak somasi dilayangkan  karena telah mencatut nama etnis Tionghoa.

Somasi yang dilakukan oleh Tim Hukum Forum Indonesia Jaya kepada Lieus Sungkharisma ternyata tidak mendapat tanggapan dari yang bersangkutan. Tim Hukum Forum Indonesia Jaya akhirnya membuat Laporan Polisi ke Bareskrim Polri dengan pelapor saudara C. Suhadi, S.H, M.H dan terlapor saudara Lieus Sungkharisma atas perkara dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan ujaran kebencian (hate Speech). (*)




Loading Facebook Comments ...