Search

Perbaiki Kincir Angin, Karyawan Tambak Udang Tewas Tersengat Listrik 

Jasad korban ditemukan mengapung di sekitar kincir angin yang diperbaiki ole korban. (foto:fat)
Jasad korban ditemukan mengapung di sekitar kincir angin yang diperbaiki ole korban. (foto:fat)
Situbondo,reportasenews.com – Seorang karyawan tambak udang PT Lautan Mas, yang berlokasi di Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo ditemukan tewas, dengan kondisi jasadnya mengapung di tambak petak B2 tempat korban bekerja, Minggu (18/11:2019).
Diduga kuat, pria paruhbaya asal Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Situbondo ini tewas akibat tersengat listrik. Pada  saat memperbaiki kincir angin yang rusak di tambak  petak B2 PT Lautan Mas.
Mengetahui korban tewas mengapung di sekitar kincir yang diperbaikinya, salah seorang teman korban yang bernama Hadi Subowo langsung mematikan panel stop kontak listrik. Selanjutnya, Hadi langsung menceburkan diri ke tambak petak B2 untuk menolong korban.
Sayangnya, pada saat Hadi berusaha mengevakuasi tubuh korban.  Jasad korban diketahui sudah terbujur kaku alias sudah meninggal. Selanjutnya, Hadi Subowo  langsung melaporkan tentang tewasnya korban akibat tersengat listrik tersebut ke Mapolsek Banyuputih, Situbondo.
Mendapat laporan tentang penemuan jasad mayat mengapung  di areal tambak PT Lautan Mas, petugas Polsek Banyuputih, Kabupaten Situbondo langsung mengevakuasi jasad korban ke RSU Asembagus, Situbondo untuk dilakukan visum
“Sebelum ditemukan jasadnya mengapung, sebelumnya korban sempat memperbaiki kincir angin yang rusak di petak B2. Diduga kuat, saat memperbaiki kincir angin, korban lupa mematikan panel listrik,”ujar Hadi Subowo, Minggu (18/11/2019).
Kapolsek Banyuputih, Situbondo AKP Didik Rudianto mengatakan, berdasarkan hasil tes medis petugas RSU Asembagus, Situbondo, di telapa tangan kanan  korban diketahui melepuh akibat tersengat listrik, sedangkan di sekujur tubuh korban yang lain tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Hasil pemeriksaan medis korban meninggal karena tersengat listrik saat memperbaiki kincir. Keluarganya juga menolak untuk di otopsi. Sehingga kami langsung menyerahkan jasad korban kepada keluarganya di makamkan,”kata AKP Didik Rudianto.(fat)



Loading Facebook Comments ...